Timteng Lagi Dilanda Perang AS-Iran, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Nyatakan Haji 2026 Aman
Rabu, 25 Mar 2026, 01:18 WIBJAKARTA - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan berlangsung aman dan sesuai rencana meski kawasan Timur Tengah sedang dilanda ketegangan geopolitik.
"Kerajaan Arab Saudi Alhamdulillah sampai saat ini tetap aman," kata Dubes Faisal saat konferensi pers di kediamannya di Jakarta pada Selasa (24/3).
Menurut sang dubes, seluruh persiapan tahun ini berjalan lancar sesuai rencana pemerintah Arab Saudi. "Bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar," ucapnya.
Sebelumnya, pada 13 Maret Dubes Faisal mengatakan bahwa persiapan musim haji 2026 telah dilakukan dengan baik dan tidak ada kendala berarti.
"Insya Allah persiapan berjalan lancar, sesuai dengan rencana dan insya Allah tidak ada dampak apa pun," katanya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa penerbangan menuju Arab Saudi juga akan mengangkut jemaah haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Untuk itu, katanya, Pemerintah Saudi mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak khawatir karena persiapan haji tetap berjalan sesuai dengan rencana.
Pemerintah Indonesia Jalin Komunikasi Intensif
Sebelumnya diberitakan, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan jadwal keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci pada 2026 tetap sesuai rencana meskipun terjadi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
âSampai saat ini masih sesuai dengan jadwal. Mudah-mudahan hingga pemberangkatan pada 22 April nanti tidak ada perubahan,â kata dia setelah menghadiri acara Balik Kerja Bareng Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) 2026 di Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan hingga saat ini belum terdapat gangguan terhadap persiapan maupun jadwal keberangkatan jamaah calon haji Indonesia.
Menurut dia, seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, telah dipersiapkan dengan baik.
Dari sisi pendanaan, katanya, juga siap mendukung sesuai kebutuhan.
Ia mengatakan hingga kini penerbangan langsung menuju Arab Saudi masih tersedia dan tidak terdampak situasi geopolitik yang berkembang.
âKami melihat tidak ada penghentian penerbangan. Masih ada direct flight ke Arab Saudi. Mudah-mudahan tetap aman,â katanya.
Pemerintah Indonesia juga terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk memantau perkembangan terkini.
âKami selalu berkomunikasi dengan tim Kementerian Haji Saudi, dan sampai hari ini mereka menyatakan tidak ada perubahan jadwal,â ucapnya.
Selain itu, katanya, kuota jamaah lanjut usia juga tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni lima persen dari total kuota haji.
Ia juga memastikan penyelenggaraan ibadah umrah tetap berjalan aman, dengan pengawasan ketat terhadap kepastian kepulangan jamaah.
Pihaknya juga sudah mengumpulkan penyelenggara untuk memastikan jamaah yang berangkat juga kembali dengan aman.
Pemerintah berharap situasi tetap kondusif sehingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar. Ant
- Dampak Perang AS-Iran
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Krisis Hormuz, Jerman dan Jepang Sudah TERGOPOH-GOPOH Mencari Energi Alternatif, Indonesia Masih Saja Merasa Aman
-
Iran Bersumpah Akan Balas Kematian Larijani
-
Industri Petrokimia Alami Tekanan, Inaplas Dorong Diversifikasi Bahan Baku untuk Kemandirian
-
Geopolitik Memanas, Industri Petrokimia Masuk “Survival Mode”
-
Misi Sapu Bersih, Layvin Kurzawa Bongkar Skenario Persib Bandung Segel Gelar Juara Musim Ini
-
Musrenbang Usulkan Angkutan Antarpulau
-
Irak Tak Akan Gabung Dalam Operasi di Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.