Polres Cianjur Berlakukan Sistem Satu Arah dari Puncak ke Bogor Antisipasi Antrean Kendaraan

Rabu, 25 Mar 2026, 16:32 WIB

CIANJUR - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat melakukan sistem satu arah dari Puncak-Cianjur menuju Bogor guna mengantisipasi antrean panjang kendaraan seiring tingginya volume kendaraan menuju wilayah hukum Bogor pada H+4, Rabu (25/3).

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Rabu, mengatakan penerapan satu arah menuju Bogor dilakukan lebih cepat karena volume kendaraan dengan tujuan Bogor terus meningkat dan diprediksi akan mengalami lonjakan saat tempat wisata tutup.

Ket. Foto: Pemberlakuan sistem satu arah dari Puncak ke arah Bogor, Jabar. — Sumber: antara foto

Sehingga berbagai upaya dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet total pada petang hari, dimana arus kendaraan pemudik tujuan balik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak kembali ke kota asal masing-masing.

"Sistem satu arah dipercepat karena volume kendaraan meningkat menuju arah Bogor, terlebih di wilayah hukum Bogor sudah terlihat antrean panjang kendaraan dengan laju tersendat," katanya.

Untuk mencegah antrean terus memanjang dan berdampak ke wilayah hukum Cianjur, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bogor guna menerapkan sistem satu arah pada pukul 14:00 WIB sampai antrean mencair jalur kembali dibuka normal kedua arah.

Sedangkan di sepanjang jalur utama Cianjur-Bandung, kendaraan yang melintas terlihat ramai lancar, tidak terlihat antrean hanya laju kendaraan merayap ketika memasuki titik rawan macet seperti Haurwangi dan Pasar Ciranjang.

Puluhan petugas diturunkan guna mengatur kelancaran arus pada H+4 lebaran, bahkan petugas meminta pengendara khususnya pemudik tujuan balik ke Jabodetabek dan Banten untuk menggunakan jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi agar tidak terjebak antrean di kawasan Puncak.

"Kami mengimbau pengendara khususnya pemudik tujuan Jabodetabek dan Banten untuk menghindari jalur Puncak karena volume kendaraan yang melintas masih tinggi terutama saat petang sehingga dapat memicu antrean panjang kendaraan," katanya.

Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan sistem satu arah kembali diberlakukan ketika antrean kendaraan dengan ekor mencapai 5 kilometer kembali terjadi di jalur Puncak-Cipanas pada Rabu petang.

"Kita lakukan berbagai upaya termasuk penyekatan dan penutupan arus secara situasional ketika di jalur Puncak-Cianjur kembali terjadi antrean lebih dari 5 kilometer," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.