Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dindik Jatim Kaji Pembelajaran Jarak Jauh Satu Hari dalam Sepekan, Perhatikan Juga Kualitas Akademik Siswa!

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 18:14 WIB | Oleh:
Dindik Jatim Kaji Pembelajaran Jarak Jauh Satu Hari dalam Sepekan, Perhatikan Juga Kualitas Akademik Siswa! Doc: ANTARA/Willi Irawan
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai.

SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mengkaji penerapan pembelajaran jarak jauh satu hari dalam sepekan seiring rencana efisiensi energi, dengan tetap memprioritaskan pembelajaran tatap muka demi menjaga kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

“Hampir semua kepala sekolah berharap efisiensi energi ini tidak berdampak pada pendidikan. Karena saat pandemi Covid-19, kami merasakan penurunan kualitas belajar dan peningkatan kenakalan remaja,” ujar Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Rabu (25/3).

Ia mengatakan pembelajaran luring tetap penting karena siswa mendapatkan pengawasan langsung dari guru selama berada di sekolah, sehingga proses belajar dapat berjalan optimal.

Menurut dia, pembelajaran penuh dari rumah berpotensi mengurangi pengawasan, terutama bagi siswa yang orang tuanya bekerja sepanjang hari.

“Kalau satu hari penuh di rumah, pengawasannya bisa kurang. Apalagi jika orang tuanya bekerja penuh waktu,” ujarnya.

Sejumlah kepala sekolah, katanya, mengusulkan skema alternatif apabila kebijakan efisiensi energi tetap diterapkan, yakni pembelajaran daring cukup dilakukan satu hari dalam sepekan.

“Ada masukan cukup satu hari saja dalam seminggu, tapi jangan hari Jumat karena berpotensi terlalu panjang jedanya. Bahkan ada usulan diacak harinya,” katanya.

Aries menegaskan skema tersebut masih dalam tahap formulasi dan menunggu persetujuan pemerintah pusat, dengan pembelajaran daring difokuskan sebagai sarana evaluasi.

“Kalau pun harus efisiensi, cukup satu hari daring dalam seminggu. Tapi ini masih kami evaluasi dan menunggu kebijakan pusat,” katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Dinkes: Penderita TBC di Tangerang Capai 5.101 Kasus

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Penderita TBC di Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

Desa Jatiluwih Bali Garap Aktivitas Wisata Treking dan Tanam Padi untuk Dorong Ekonomi Warga

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.