Naomi Osaka Dihadapkan Dilema Musim Turnamen Tenis Tanah Liat dan Peran sebagai Ibu

Senin, 23 Mar 2026, 07:05 WIB

PARIS- Mantan petenis nomor satu dunia, Naomi Osaka, mengungkapkan tengah mempertimbangkan keseimbangan antara jadwal kompetisi dan perannya sebagai seorang ibu, setelah tersingkir di laga pembuka turnamen akhir pekan lalu.

Naomi Osaka harus mengakui keunggulan petenis Australia, Talia Gibson, dengan skor 7-5, 6-4 pada pertandingan yang digelar, Minggu (22/3). Kekalahan ini menambah catatan hasil kurang konsisten sang juara Grand Slam empat kali dalam beberapa turnamen terakhir.

Ket. Foto: Naomi Osaka. — Sumber: AFP

Petenis asal Jepang itu kembali ke tur profesional pada 2024 setelah absen selama 15 bulan usai melahirkan putrinya. Pada musim lalu, ia sempat menunjukkan kebangkitan dengan mencapai semifinal US Open. Namun, awal tahun ini ia terpaksa mundur dari Australian Open sebelum laga putaran ketiga akibat cedera perut.

Performa Osaka pada Maret juga belum stabil. Ia tersingkir di babak 16 besar Indian Wells setelah kalah dari petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka, sebelum kembali mencatat hasil mengecewakan dengan eliminasi dini di Miami.

Menjelang musim lapangan tanah liat, Osaka mengakui tengah menghadapi dilema besar antara ambisi profesional dan kehidupan pribadinya.

“Saya merasa ini juga menjadi dilema bagi saya,” ujar Osaka kepada wartawan. “Bagi saya, putri saya sangat penting, dan saya ingin menjadi seorang ibu. Saya ingin menjadi ibu terbaik yang saya bisa, tetapi di sisi lain saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menjadi pemain yang sangat baik, dan itu sangat sulit.”

Ia menegaskan bahwa ambisi untuk meraih gelar tetap ada, tetapi tidak ingin mengorbankan waktu bersama keluarga.

“Saya ingin memenangkan gelar dan menjadi pemain terbaik yang saya bisa, tetapi jika saya harus mengorbankan banyak waktu dengan putri saya, saya lebih memilih tidak melakukannya,” lanjutnya.

Terkait rencana turnamen, Osaka memastikan tidak akan tampil di Charleston. Namun, ia berharap bisa kembali berkompetisi di turnamen tanah liat besar seperti Madrid Open dan Italia Open, sebelum menatap Prancis Open sebagai target utama berikutnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.