Hancurkan Arsenal di Wembley, Pep Guardiola Angkat Trofi ke-19, Terungkap Rahasia City Tak Pernah Bosan Juara

Senin, 23 Mar 2026, 17:25 WIB

JAKARTA - Dominasi Manchester City di kancah sepak bola Inggris kembali tak tergoyahkan setelah pasukan Pep Guardiola sukses merengkuh gelar juara Piala Liga Inggris untuk kelima kalinya pada Senin (23/3) dini hari WIB.

Bertanding di Stadion Wembley, The Citizens menyudahi perlawanan sengit Arsenal dengan skor 2-0 berkat penampilan gemilang talenta muda Nico O’Reilly yang memborong dua gol kemenangan dalam waktu singkat. Kesuksesan ini tidak hanya menambah koleksi trofi Guardiola menjadi 19 gelar selama masa baktinya di Manchester, tetapi juga menjadi momentum penting bagi regenerasi pemain muda City untuk membangun mentalitas juara menjelang fase krusial perebutan takhta Liga Inggris dan Piala FA.

Ket. Foto: Pelatih Manchester City Pep Guardiola berbicara pada sesi konferensi pers sebelum pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions menghadapi Real Madrid di Stadion Etihad, Manchester, Senin (16/3) waktu setempat. — Sumber: mancity.com.

“Saya masih menikmatinya. Hari ini adalah tantangan nyata dan tidak ada yang memberi kami apapun dengan mudah,” kata Guardiola dikutip dari laman resmi City.

“Kami tidak menyesali tantangan ini, memang seperti itulah olahraga. Mereka adalah yang terbaik sejauh ini. Di babak kedua, saya bahkan tidak percaya kami bisa melakukan itu melawan Arsenal, tapi kami melakukannya.”

Nico O’Reilly mencetak dwigol dalam rentang empat menit pada fase awal babak kedua, untuk menghadirkan trofi pertama bagi City musim ini.

Guardiola kini telah mengoleksi 19 trofi selama melatih City dan merayakan kesuksesan terbaru itu dengan penuh antusias setelah peluit akhir.

Sudah delapan tahun sejak Guardiola meraih trofi pertamanya bersama City, yang juga terjadi di Piala Liga Inggris melawan Arsenal pada 2018.

Bagi banyak pemainnya, ini merupakan trofi pertama mereka, dan sang pelatih menilai kemenangan ini bisa memberi kepercayaan diri untuk meraih lebih banyak gelar.

“Bagi James Trafford ini adalah final pertamanya, Abdukodir Khusanov baru setahun di sini, Nico O’Reilly tampil impresif di musim penuh pertamanya, dan Antoine Semenyo memainkan final pertamanya,” tutur mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

“Ada banyak pemain yang merasakan pengalaman pertama, dan itu bagus, itulah yang kami butuhkan. Itu memberi kami keyakinan bahwa kami bisa melakukannya,” lanjutnya.

City kini memasuki jeda internasional dengan satu trofi sudah berada di genggaman, dan akan kembali untuk memburu gelar lainnya.

Mereka masih akan memainkan pertandingan perempat final Piala FA melawan Liverpool, sementara persaingan Liga Inggris masih terbuka meski Arsenal unggul sembilan poin, dengan satu laga lebih banyak dan masih akan bertandang ke Etihad.

“Pertandingan ini tidak akan berdampak pada liga, karena ini kompetisi berbeda. Mereka mungkin akan lebih khawatir saat datang ke (Stadion) Etihad, dan ini akan membantu kami saat menghadapi Liverpool di sana,” tutur Guardiola.

“Jika mereka kehilangan poin, kami akan mencoba memenangi pertandingan kami dan kita lihat nanti apa yang terjadi,” pungkasnya.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.