Tips Cegah Kebakaran Rumah Akibat Listrik Saat Ditinggal Mudik Ala Schneider Electric
Sabtu, 21 Mar 2026, 22:31 WIBJAKARTA â Data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menunjukkan bahwa korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran, yang menyumbang lebih dari 60% kasus pada tahun 2025 menurut data Pusiknas Polri 2025 Hal ini menegaskan pentingnya memastikan sistem kelistrikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan dalam waktu lama.
Schneider Electric, pemimpin global di bidang teknologi energi, mengingatkan pentingnya memastikan keamanan kelistrikan rumah sebelum bepergian. Untuk membantu masyarakat meminimalkan risiko tersebut, Schneider Electric membagikan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan sebelum meninggalkan rumah saat mudik:
Periksa kondisi instalasi listrik di rumah
Pastikan kabel, stopkontak, dan panel listrik berada dalam kondisi baik serta tidak menunjukkan tanda kerusakan seperti kabel terkelupas atau sambungan yang longgar.
Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan
Mencabut peralatan elektronik dari stop kontak dapat membantu mengurangi risiko gangguan listrik sekaligus mencegah konsumsi listrik yang tidak perlu saat rumah kosong.
Gunakan perangkat pengaman listrik yang sesuai standar SNI
Perangkat seperti Miniature Circuit Breaker (MCB) atau anti korsleting berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis saat terjadi korsleting atau kelebihan daya, sementara Residual Current Circuit Breaker (RCCB) atau anti setrum mampu mendeteksi dan memutus arus bocor secara otomatis guna mencegah sengatan listrik dan kebakaran.
Farhan menambahkan bahwa langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu masyarakat meninggalkan rumah dengan lebih tenang selama mudik. Keselamatan listrik di rumah merupakan hal yang sering kali luput dari perhatian saat mempersiapkan perjalanan mudik.
âMelalui edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya memastikan sistem kelistrikan yang aman, sehingga momen mudik dapat dinikmati dengan lebih tenang bersama keluarga,â ujar M. Farhan Lucky, National Sales Director, Schneider Electric Indonesia, melalui keterangannya pada hari Selasa (17/3).
Mudik Gratis
Schneider kembali menyelenggarakan program Mudik Bareng Schneider Electric 2026 pada Selasa, 17 Maret 2026. Program tahunan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Schneider Electric dalam mempererat hubungan dengan para mitra, khususnya retailer dan karyawan toko yang selama ini berperan penting dalam mendistribusikan produk Schneider Electric kepada pelanggan di berbagai daerah di Indonesia.
Tahun ini, sebanyak 500 peserta mudik dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) diberangkatkan menggunakan 10 armada bus. Pelepasan rombongan mudik dilakukan secara seremonial oleh jajaran manajemen Schneider Electric bersama perwakilan mitra pada pukul 08.30 WIB dari LTC Glodok, Jakarta. Schneider Electric menyediakan beberapa rute perjalanan terbaik menuju Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan beberapa titik pemberhentian di berbagai kota sepanjang perjalanan.
 Dalam sesi pembukaan, M. Farhan Lucky, National Sales Director, Schneider Electric Indonesia, menyampaikan apresiasi kepada para mitra, khususnya para retailer dan karyawan toko, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kemitraan yang telah terjalin selama ini.
âKami sangat senang dan bangga dapat terus menjalankan program Mudik Bareng Schneider Electric ini, sebagai bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kemitraan jangka panjang dengan para retailer dan karyawan toko. Melalui program ini, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi para mitra kami,â ujarnya.
- antisipasi kebakaran
- Schneider Electric Indonesia
- Keamanan Kelistrikan Rumah
- Miniature Circuit Breaker (MCB)
- Perangkat Anti Korsleting
- Alat Anti Setrum
- Standar SNI Listrik
- Tips Mudik Aman 2026
- Edukasi Keselamatan Listrik
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Tangerang Buru Perusahaan Pencemar Lingkungan
-
Joyday Perkuat Dukungan pada Sepak Bola Usia Dini Lewat Garuda International Cup V
-
Kebakaran Bengkel Las di Duren Sawit Jaktim, Kerugian Ditaksir Rp450 Juta
-
Rupiah Hari Ini Tertekan, Eskalasi Ketegangan AS-Iran Picu Risk-Off
-
'Stranger Things 5' : Serasa Nonton Bioskop, Episode Pamungkas Berdurasi Dua Jam Delapan Menit
-
Tumpukan Sampah Kembali Cemari Pekanbaru, DLHK Minta LPS Bertindak Cepat
-
KNKT: Faktor Manusia Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Transportasi 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.