Kementan Pastikan Pasokan dan Harga Cabai Terkendali, Lebaran Aman

Jumat, 20 Mar 2026, 14:18 WIB

JAKARTA-Langkah konkret Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga stabilitas pangan nasional mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Pasokan cabai yang terjaga berdampak pada harga yang semakin terkendali.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan keseimbangan antara pasokan dan harga tetap terjaga.

Ket. Foto: Berdasarkan data early warning system (EWS) Direktorat Jenderal Hortikultura, neraca produksi cabai pada Maret berada dalam kondisi surplus, dengan cabai rawit merah diperkirakan surplus sebesar 46.868 ton dan cabai besar surplus 8.282 ton — Sumber: istimewa

“Menjaga pasokan pangan, menjaga harga di tingkat konsumen, serta memastikan harga pangan sesuai dengan harga acuan pemerintah (HAP) menjadi fokus utama kami. Dengan langkah konkret di lapangan, kami pastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga yang wajar,” kata Mentan Amran dalam di Jakarta, Jumat (20/3).

Di lapangan, tren harga cabai menunjukkan perbaikan. Mbah Yono, pelaku usaha percabaian di Pasar Pare, Kediri, Jawa Timur, menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi penurunan harga aneka cabai.

“Terutama cabai rawit merah, saat ini harga maksimal di kisaran Rp57.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat melampaui harga acuan di tingkat konsumen,” katanya.

Dari sisi petani, kondisi serupa juga terjadi. Sumarna selaku Champion Cabai Garut, Jawa Barat, mengonfirmasi adanya penurunan harga di tingkat produsen. 

“Harga cabai rawit merah hari ini berkisar Rp55.000 per kilogram, setelah beberapa hari sebelumnya sempat berada di atas harga acuan pemerintah. Ini sejalan dengan kondisi panen yang sedang tinggi,” jelasnya.

Kondisi harga yang semakin stabil ini ditopang oleh ketersediaan pasokan yang memadai. Berdasarkan data early warning system (EWS) Direktorat Jenderal Hortikultura, neraca produksi cabai pada Maret berada dalam kondisi surplus, dengan cabai rawit merah diperkirakan surplus sebesar 46.868 ton dan cabai besar surplus 8.282 ton. Produksi yang melimpah menjadi faktor utama dalam menjaga keseimbangan pasar.

Surplus tersebut berasal dari sentra-sentra produksi utama seperti Kabupaten Garut, Kabupaten Blitar, dan Magelang yang saat ini tengah memasuki masa panen. Puncak panen di berbagai wilayah ini meningkatkan volume pasokan ke pasar, sehingga mampu mengompensasi lonjakan permintaan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

Ketua Asosiasi Champion Cabai Nasional, Ardhy, menilai kondisi produksi cabai yang tengah melimpah di berbagai sentra menjadi momentum penting untuk memperkuat stabilitas pasokan dan harga di pasar, sekaligus membuka ruang optimal bagi penguatan distribusi oleh para pelaku usaha dan petani. Senada, Juhara selaku champion cabai juga menyampaikan bahwa kondisi surplus ini memberikan ruang bagi petani untuk memperluas distribusi sekaligus mendukung program stabilisasi pemerintah.

“Panen berlangsung baik di berbagai sentra, sehingga pasokan melimpah dan bahkan surplus. Kami siap mendukung distribusi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga,” ungkap Ardhy.

Di sisi konsumen, masyarakat memberikan apresiasi terhadap langkah konkret Kementan yang menghadirkan cabai dengan harga terjangkau, baik di wilayah DKI Jakarta maupun di berbagai lokasi sentra champion. Aksi ini dinilai efektif dalam mendekatkan pasokan langsung dari petani ke konsumen, sekaligus memotong rantai distribusi yang berpotensi meningkatkan harga.

Perlu sinergis

Direktur Jenderal Hortikultura, Muh. Taufiq Ratule, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas cabai tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, champion hortikultura, hingga pemerintah daerah.

“Produksi yang meningkat di berbagai sentra telah mampu mengompensasi lonjakan permintaan, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan. Ini menunjukkan sistem produksi dan distribusi kita semakin solid,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Muh. Agung Sunusi, menambahkan bahwa penguatan konektivitas distribusi akan terus dilakukan.

“Panen cabai saat ini tersebar di berbagai wilayah sentra produksi seperti Garut, Blitar, dan Magelang, dan kami pastikan distribusinya berjalan lancar hingga ke pasar-pasar utama, termasuk di Jakarta. Melalui aksi hadirkan cabai harga terjangkau, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses komoditas ini sesuai HAP, sekaligus menjaga kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Rumah Adat di Kawasan Wisata Sade Lombok Terbakar.

Karhutla Jambi Meningkat, Wakapolda Cek Titik Panas dan Evaluasi Penanganan.

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi.

Menteri PPPA Dorong UMKM Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Pemerintah Tegaskan akan Terus Perkuat Pemberantasan Narkoba Transnasional

Netflix Umumkan Penayangan Dokumenter F1 Michael Schumacher Terbaru

Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, Puluhan Ribu Hektare Sawah Diselamatkan

Polda Metro Jaya Berhasil Bongkar Percetakan Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

Pemerintah Siapkan Sebanyak 3.784 Unit Hunian Vertikal di Kawasan Manggarai

Pengendara Diminta Waspada karena Jasamarga Sedang Lakukan Pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek

Bogor Siapkan Embarkasi Haji 7 Lantai Rp142 Miliar, Konsepnya Mirip Zamzam Tower!

BPBD Kalsel Sebut Delapan Kabupaten/Kota Siaga Darurat Karhutla hingga Oktober

Harga Tiket AS Terbuka 2026 Tetap Tinggi, Sinner Absen Jadi Sorotan

Russell Menang Sprint GP Belanda, Antonelli Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen Formula 1

BPS Ungkap Warga Bisa Minta Pembaruan Data jika Pengelompokan Desil Tidak Sesuai

Sinner Mundur dari AS Terbuka, Alcaraz Kehilangan Rival Utama

Wamenkes Pastikan CKG dan Tracing TBC Bisa Jangkau Seluruh Masyarakat

Tiafoe Tantang Nakashima di Semifinal, Bejlek Lanjutkan Kejutan di Cincinnati

Bogor Siapkan Flyover Bomang 2027, Akses Bojonggede-Parung ke Cibinong Bakal Makin Cepat

Mercedes-Benz Perbarui C-Class dengan Desain Lebih Sporty

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.