Rekor Kandang Modal Barca Hadapi Newcastle

Rabu, 18 Mar 2026, 01:10 WIB

BARCELONA - Pertarungan penentuan tiket perempat final Liga Champions akan tersaji di Camp Nou, Kamis (19/3) dini hari WIB, ketika Barcelona menjamu Newcastle United di laga leg kedua babak 16 besar. Kedua tim menatap pertandingan ini dengan peluang terbuka setelah bermain imbang 1-1 dalam pertemuan pertama di St James’ Park pekan lalu.

Laga leg pertama berlangsung seru. Tuan rumah sempat unggul lewat gol menit ke-86 dari Harvey Barnes, sebelum disamakan oleh penalti sensasional Lamine Yamal pada menit ke-96. Hasil itu menyisakan ketegangan tinggi jelang duel penentuan di Catalunya.

Ket. Foto: Pemain Newcastle United, Jacob Ramsey (kiri) dikawal pemain Barcelona, Lamine Yamal. — Sumber: AFP/Paul ELLIS

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui tim asuhannya tampil di bawah standar di leg pertama. Dia menuntut peningkatan signifikan jika ingin melanjutkan kiprah di kompetisi elite Eropa tersebut. “Kami tidak memainkan pertandingan yang bagus di leg pertama. Jika ingin lolos, kami harus tampil jauh lebih baik,” ujar Flick.

Secara statistik, Barcelona tetap diunggulkan. Klub raksasa Catalan itu hanya sekali gagal mencetak gol dalam 29 laga terakhir Liga Champions, meski rapuh di lini belakang dengan catatan tanpa clean sheet dalam 12 pertandingan terakhir. Namun, pengalaman berbicara banyak. Dari 29 laga dua leg UEFA setelah imbang tandang, Barcelona memenangi 23 di antaranya, termasuk 11 dari 14 situasi dengan skor 1-1.

Rekor melawan klub Inggris juga menguatkan rasa optimistis. Barcelona memenangi lima laga terakhir fase 16 besar melawan wakil Inggris dan hanya kalah dua kali dari 37 laga kandang kontra tim Inggris di kompetisi UEFA. Mereka bahkan tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir sejak kalah 1-2 dari Liverpool pada musim 2006-07.

Modal positif lain datang dari kompetisi domestik. Barcelona baru saja mengalahkan Sevilla 5-2 di Camp Nou, memperlebar jarak empat poin di puncak klasemen La Liga dan menjaga peluang meraih treble winners musim ini.

Di sisi lain, Newcastle datang dengan kepercayaan diri tinggi usai bangkit dari kekecewaan di leg pertama. Tim asuhan Eddie Howe meraih kemenangan penting 1-0 atas Chelsea di Liga Inggris lewat gol Anthony Gordon. Itu menjadi kemenangan keempat dalam lima laga tandang terakhir mereka di semua kompetisi.

Howe memuji peningkatan mentalitas bertahan timnya setelah akhirnya mencatat clean sheet pertama dalam 14 pertandingan. “Kami menunjukkan mentalitas bertahan yang luar biasa. Kami harus mengulang salah satu performa terbaik kami seperti di leg pertama jika ingin bersaing di Camp Nou,” ujar Howe.

Di Liga Champions musim ini, Newcastle tampil impresif dengan hanya dua kekalahan dari 11 pertandingan (6 menang, 3 imbang). Meski demikian, sejarah belum berpihak pada mereka karena belum pernah melangkah lebih jauh dari babak 16 besar. Catatan tandang ke Spanyol juga kurang meyakinkan dengan empat kekalahan dari lima laga terakhir.

Kondisi Tim

Barcelona dipastikan tanpa Jules Kounde, Frenkie de Jong, Alejandro Balde, dan Andreas Christensen yang masih cedera. Kabar baik datang dari Lamine Yamal yang telah pulih dari sakit dan diperkirakan tampil sejak menit awal. Winger muda itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor gol terbanyak Liga Champions sebelum usia 19 tahun milik Kylian Mbappe.

Flick juga mempertimbangkan memainkan Marcus Rashford, meski Raphinha sulit digeser setelah mencetak hat-trick ke gawang Sevilla. Sementara itu, Newcastle kehilangan Bruno Guimaraes, Lewis Miley, Fabian Schar, dan Emil Krafth karena cedera.

Sandro Tonali masih diragukan akibat sakit. Anthony Gordon, yang absen di leg pertama, diprediksi menjadi ujung tombak setelah tampil tajam di Stamford Bridge.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.