Kesempatan Kedua! Danantara Cari Partner untuk Proyek PSEL
Rabu, 18 Mar 2026, 06:50 WIBJAKARTA â Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara lewat PT Danantara Investment Management lagi buka pintu lebar buat perusahaan yang tertarik jadi mitra pengembangan proyek Waste-to-Energy (WtE) alias Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia.
Langkah ini jadi peluang menarik, bukan cuma buat investasi, tapi juga buat ikut beresin masalah sampah sekaligus mengubahnya jadi sumber energi yang bermanfaat. Singkatnya, sampah yang biasanya jadi beban, pelan-pelan diubah jadi peluang.
Pembukaan kali ini merupakan gelombang pendaftaran kedua, setelah proses seleksi mitra pada gelombang pertama di wilayah Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya, serta Yogyakarta.
Director of Investment DIM Fadli Rahman dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/3), mengatakan pembukaan kembali Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) dilakukan untuk meningkatkan pilihan teknologi dan memperluas pendanaan dari berbagai negara, serta semakin memperkuat investasi di dalam negeri.
âPembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia, yang sebelumnya telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional," ujar Fadli.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi kerangka regulasi nasional dalam pengelolaan sampah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi melalui teknologi ramah lingkungan.
Melalui proses itu, Danantara membuka kesempatan bagi badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan kapabilitas dalam pengembangan proyek PSEL untuk mengikuti proses pembentukan DPT yang berfungsi sebagai daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi.
"Perusahaan yang masuk dalam DPT akan menjadi bagian dari kelompok calon mitra, yang berpotensi dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya," ujar Fadli.
Fadli menjelaskan, inisiatif itu merupakan bagian dari komitmen Danantara dalam mendukung agenda penanganan darurat sampah nasional sekaligus pengembangan energi hijau yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan investasi strategis dan proses seleksi yang profesional, Danantara berupaya memastikan proyek Waste-to-Energy dapat berjalan dengan teknologi yang tepat, tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Pembukaan DPT ini juga diharapkan dapat semakin memperluas minat investor dan mitra teknologi global untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah termutakhir di Indonesia," ujar Fadli.
Adapun, proses pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan serta tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Danantara Indonesia.
Ke depan, Fadli memastikan Danantara akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, investor, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
- PSEL
- Danantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dituduh Fasilitasi Kegiatan Terorisme, Pendiri Telegram Pavel Durov Diancam Penjara Seumur Hidup
-
Pemkab Bandung Perkuat Koperasi Pertanian dan Peternakan, Saatnya Petani Punya Daya Tawar Lebih Besar
-
Kasus Imigran Ilegal, Polisi Berjaga di Supermarket Ceuta Usai Kerusuhan Migran
-
Belasan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem di Pariaman
-
Hajar Vietnam, Indonesia Melenggang ke Final SEA V Cup 2026
-
Keruntuhan Zaman Perunggu, Peradaban Besar Mediterania Ambruk Bersama
-
Wagub Rano Karno Minta Bank Jakarta Sediakan Mesin ATM di Seluruh Rusun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.