Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Serang Ajak MUI Edukasi Generasi Muda Agar Bijak Gunakan Media Sosial

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Serang Ajak MUI Edukasi Generasi Muda Agar Bijak Gunakan Media Sosial Doc: Antara
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Serang Tahun 2026 di Aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Banten, Senin (16/3).

Serang- Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang, Banten, berperan aktif dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) serta membentengi generasi muda dari dampak negatif media sosial.

Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Serang Tahun 2026 yang mengusung tema ”Sinergi Ulama dan Umara Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Serang Bahagia yang Religius dan Harmonis” di Aula Tb Suwandi, Serang, Senin (16/3).

Zakiyah menyampaikan bahwa degradasi moral di kalangan remaja merupakan tantangan nyata akibat imbas negatif media sosial. Menurutnya, pemerintah daerah memerlukan dukungan ulama untuk mengatasi persoalan yang tidak bisa ditangani secara mandiri tersebut.

"Adanya degradasi moral di kalangan remaja akibat imbas negatif media sosial itu begitu nyata, maka perlu adanya kebersamaan untuk menangani hal itu. Pemda tidak bisa bekerja sendiri," ujarnya.

Bupati menyarankan agar MUI memasifkan sosialisasi melalui majelis-majelis taklim guna mengedukasi para orang tua, terutama ibu-ibu. Pendampingan orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Selain masalah moral, Zakiyah juga menyoroti pentingnya menangkal isu hoaks yang berpotensi merusak keharmonisan masyarakat. Ia berharap MUI dapat merumuskan program-program kerja yang konkret, solutif, dan adaptif agar mampu menjawab persoalan tersebut secara berkelanjutan.

"Saya meyakini dengan adanya MUI dan sinergi kita bersama, persoalan di Kabupaten Serang bisa ditangani. Saya memohon program yang dihasilkan nanti benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua MUI Kabupaten Serang, KH Muhit, menyatakan kesiapan nya untuk menggerakkan kepengurusan MUI hingga tingkat kecamatan. Edukasi mengenai karakter anak akan menjadi fokus utama dalam setiap pengajian rutin di wilayahnya.

"Kami siap menggerakkan pengurus MUI kecamatan lewat pengajian-pengajian, terutama menyarankan kepada jemaah agar anak-anak kita menjadi generasi yang saleh dan saleha guna menangkal pengaruh buruk lingkungan," katanya.

Rakerda ini turut dihadiri oleh Ketua MUI Banten KH A. Bazari Syam, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Serang Abdul Gofur, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.