Moskow Tingkatkan Tekanan pada AS terkait Sanksi Minyak

Jumat, 13 Mar 2026, 13:30 WIB

WASHINGTON - Moskow mengatakan pada hari Jumat (13/3) bahwa pasar energi global "tidak dapat tetap stabil" tanpa minyaknya, meningkatkan tekanan pada Washington untuk mencabut lebih banyak sanksi karena perang di Timur Tengah mencekik pasokan.

Amerika Serikat telah melonggarkan beberapa sanksi minyak terhadap Russia yang diberlakukan karena invasinya ke Ukraina.

Ket. Foto: Russia adalah salah satu produsen dan eksportir minyak terbesar di dunia — Sumber: AFP

Serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan Teheran di seluruh wilayah Teluk telah mengacaukan sektor energi dan transportasi dunia, hampir menghentikan aktivitas di Selat Hormuz yang sangat penting secara strategis.

Amerika Serikat untuk sementara mengizinkan penjualan minyak dari Russia -- salah satu produsen dan eksportir minyak terbesar di dunia -- yang berada di laut, kata Departemen Keuangan pada hari Kamis, karena negara-negara berupaya meningkatkan pasokan dan menurunkan harga.

Harga minyak melonjak hingga hampir $120 per barel minggu ini, harga tertinggi sejak pandemi.

Perlawanan G7 

Utusan ekonomi Russia, Kirill Dmitriev, mengatakan pada hari Jumat bahwa pencabutan sanksi oleh Washington "semakin tak terhindarkan".

"Amerika Serikat pada dasarnya mengakui hal yang sudah jelas: tanpa minyak Russia, pasar energi global tidak dapat tetap stabil," tulis Dmitriev di Telegram.

"Di tengah krisis energi yang semakin meningkat, pelonggaran lebih lanjut terhadap pembatasan sumber energi Russia tampaknya semakin tak terhindarkan, meskipun ada perlawanan dari beberapa pihak di birokrasi Brussel," tambahnya.

Namun Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang negaranya memegang jabatan presiden bergilir Kelompok Tujuh negara maju, mengatakan bahwa penutupan Selat Hormuz "sama sekali tidak" membenarkan pencabutan sanksi terhadap Russia.

"Konsensusnya adalah kita tidak boleh mengubah posisi kita terhadap Russia dan harus mempertahankan upaya kita terhadap Ukraina," kata Macron setelah panggilan video dengan para pemimpin G7 lainnya yang membahas dampak ekonomi dari perang AS-Israel dengan Iran.

Pada hari Kamis, Departemen Keuangan AS mengeluarkan izin yang mengotorisasi pengiriman dan penjualan minyak mentah dan produk minyak bumi Russia yang telah dimuat di kapal pada atau sebelum pukul 12:01 pagi Waktu Bagian Timur tanggal 12 Maret, hingga pukul 12:01 pagi tanggal 11 April.

Langkah ini diambil setelah Washington pekan lalu untuk sementara mengizinkan minyak Russia yang terdampar di laut untuk dijual ke India.

Menteri Keuangan Scott Bessent menegaskan bahwa otorisasi untuk India tersebut adalah "langkah jangka pendek yang dirancang secara khusus."

Ia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hal itu tidak akan memberikan "manfaat finansial yang signifikan bagi pemerintah Russia, yang sebagian besar pendapatan energinya berasal dari pajak yang dikenakan pada saat ekstraksi."

Dmitriev mengatakan awal pekan ini bahwa ia telah bergabung dalam "pertemuan produktif" dengan para negosiator AS di Florida, pembicaraan pertama antara Moskow dan Washington sejak dimulainya perang Iran.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.