- Home
-
- Luar Negeri
-
- 6 Tahun Terhenti, Layanan ...
6 Tahun Terhenti, Layanan Kereta Penumpang Tiongkok-Korea Utara Kembali Beroperasi
Jumat, 13 Mar 2026, 10:05 WIBBEIJING - Layanan kereta penumpang yang menghubungkan Tiongkok dan Korea Utara kembali beroperasi pada hari Kamis (12/3) di kedua arah setelah terhenti selama enam tahun karena pandemi Covid-19, menghidupkan kembali pertukaran lintas batas antara kedua negara.
Dikutip dari Kyodo, sebuah kereta menuju Pyongyang berangkat dari Stasiun Kereta Api Beijing pada Kamis sore, dan kereta lain berangkat dari kota Korea Utara menuju Beijing pada pagi harinya. Layanan yang menghubungkan kedua ibu kota ini beroperasi empat kali seminggu -- setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu.
Saat ini, penumpang yang melakukan perjalanan seharian tersebut terbatas pada diplomat dan pebisnis, karena Korea Utara belum memulai kembali penerbitan visa untuk wisatawan.
Secara terpisah, layanan kereta lintas batas harian antara Dandong, sebuah kota perbatasan di Provinsi Liaoning, timur laut Tiongkok, dan Pyongyang juga kembali beroperasi pada hari Kamis.
Tiket untuk kereta pertama setelah layanan dipulihkan terjual habis di Tiongkok, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Sebelum Korea Utara menutup perbatasannya pada awal tahun 2020 karena krisis kesehatan global, warga negara Tiongkok merupakan persentase terbesar dari wisatawan asing.
Layanan kereta penumpang, yang dimulai pada tahun 1954, telah lama dianggap sebagai simbol persahabatan bilateral. Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Korea Utara dan penyumbang ekonomi jangka panjang.
Korea Utara belum sepenuhnya membuka diri untuk wisatawan internasional bahkan setelah pandemi, hanya menerima sejumlah kecil kelompok wisata Russia. Maraton internasional yang awalnya dijadwalkan pada 5 April di Pyongyang dibatalkan karena alasan yang tidak diketahui, kata agen perjalanan resmi untuk acara olahraga tersebut pada hari Senin.
Selama kongres penting Partai Buruh Korea yang berkuasa pada bulan Februari, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji untuk mengembangkan pariwisata menjadi "industri baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan peradaban negara."
Pada September tahun lalu, Kim mengadakan pembicaraan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing untuk pertama kalinya dalam enam tahun dan sepakat untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan komunikasi strategis.
- Tiongkok-Korea Utara
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dorong Investasi, Bupati Bima Dukung Percepatan Penyusunan RDTR
-
Pemkab Bandung Siapkan PSEL di Margaasih untuk Atasi Gunungan Sampah
-
Bapanas Tegaskan Ketahanan Pangan RI Kuat, Mayoritas Produksi Dalam Negeri
-
Jembatan Baru Tiongkok-Korea Utara Resmi Dibuka, Memperdalam Hubungan Ekonomi Kedua Negara
-
Durian Rejang Lebong Disiapkan Jadi Ikon, Pemprov Bengkulu Restui Festival Rutin
-
BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Minggu Pagi hingga Sore
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.