Pemkab Bandung Siapkan PSEL di Margaasih untuk Atasi Gunungan Sampah

Senin, 06 Apr 2026, 17:00 WIB

BANDUNG -- Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di kawasan Oxbow Cicukang, Margaasih sebagai langkah strategis mengatasi persoalan sampah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Senin, mengatakan lokasi PSEL tersebut dipilih karena dinilai lebih siap dari sisi lahan dan dukungan infrastruktur.

Ket. Foto: Truk pengangkut sampah tengah mengangkut sampah yang bertumpuk di Katapang, Kabupaten Bandung. — Sumber: ANTARA/Ilham Nugraha

“PSEL kita arahkan ke Oxbow Cicukang di Margaasih karena secara lokasi sudah berdiri dan memungkinkan untuk dikembangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak hanya tentang kesiapan lahan, karena pemilihan lokasi tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan sumber daya pendukung, terutama ketersediaan air untuk operasional.

Menurut dia, operasional PSEL tersebut membutuhkan pasokan air minimal 1.000 meter kubik per hari sehingga kedekatan dengan sumber air menjadi faktor penting.

“Lokasi ini lebih memungkinkan karena dekat dengan Sungai Citarum sehingga kebutuhan air untuk operasional PSEL bisa terpenuhi,” katanya.

Bupati Dadang juga menyebut pembangunan PSEL tersebut tengah dikoordinasikan bersama Kementerian Lingkungan Hidup sebagai solusi jangka panjang dalam pengolahan sampah di Kabupaten Bandung.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa menunggu hingga proyek tersebut rampung sehingga diperlukan penanganan jangka pendek untuk sampah hari ini.

“PSEL ini tidak bisa langsung selesai, butuh waktu dua sampai tiga tahun. Maka persoalan sampah hari ini harus tetap kita tangani dengan berbagai inovasi di kewilayahan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut sejalan dengan meningkatnya produksi sampah di Kabupaten Bandung yang kini mencapai sekitar 1.800 ton per hari.

Dari jumlah itu baru sekitar 500 ton dapat tertangani, sehingga masih menyisakan sekitar 1.300 ton sampah yang pengelolaannya menjadi tantangan pemerintah saat ini.

Untuk itu, Pemkab Bandung menginstruksikan camat hingga perangkat desa untuk memperkuat inovasi penanganan sampah serta mendorong gerakan kebersihan di tengah masyarakat.

  • sampah menggunung

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.