• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • PAM Jaya Mau Mengunduh Air...

PAM Jaya Mau Mengunduh Air dari Udara dan Menekan Mikroplastik

Kamis, 12 Mar 2026, 05:23 WIB

JAKARTA – Jika ini berhasil, sungguh inovasi canggih dan luar biasa. Rencananya PT PAM Jaya (Perseroda) menciptakan inovasi keberlanjutan untuk mengurangi sampah plastik hingga mengembangkan teknologi menciptakan air dengan menangkap partikel air dari udara.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya berencana memproduksi air minum kemasan ramah lingkungan menggunakan kemasan berbahan kertas agar tak lagi menggunakan air minum berkemasan plastik. “Nanti ada air kemasan dari kita, tapi kemasannya kertas. Kita nggak pakai plastik,” kata Arief di Balai Kota, Rabu.

Ket. Foto: pam jaya — Sumber: ist

Menurut Arief, air minum tersebut nantinya akan dikemas menggunakan bahan kertas yang berbasis kertas sehingga lebih mudah didaur ulang dibandingkan botol plastik sekali pakai. Sebelum dijual ke masyarakat, produk tersebut akan diuji coba terlebih dahulu di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama untuk kebutuhan rapat atau kegiatan resmi.

“Saya rencananya mau memberikan pemerintah Jakarta, Pemprov itu nggak boleh pakai air kemasan plastik lagi dan kita mau trial free,” ungkap Arief. Arief berharap kehadiran air minum kemasan kertas dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi penggunaan botol plastik yang selama ini banyak digunakan dalam berbagai kegiatan perkantoran.

“Harapannya nanti setiap rapat di lingkungan pemerintah tidak lagi menggunakan air kemasan plastik,” ujar Arief. Tak hanya dari segi kemasan, PAM Jaya juga tengah mengembangkan teknologi yang mampu menghasilkan air minum dengan menangkap kandungan air dari udara. Teknologi tersebut rencananya ditempatkan di kawasan Sudirman-Thamrin.

Dengan adanya teknologi itu, nantinya warga bisa langsung mengonsumsi air tanpa perlu dimasak. “Nanti kami akan punya alat yang namanya 'trapping atmosphere'. Jadi dia itu 'water trapping atmosphere', dia tidak ada sumber airnya tapi bisa menciptakan air,” katanya.

Teknologi Gel

Selain itu, PAM Jaya juga mulai menggunakan teknologi gel khusus sebagai solusi menutup kebocoran pada jaringan pipa air agar tak lagi harus membongkar pipa yang ada. Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, teknologi tersebut bekerja dengan memasukkan gel ke dalam jaringan pipa yang mengalami kebocoran. Gel itu kemudian akan menutup celah atau lubang pada pipa.

“Sekarang kita punya gel. Jadi pipa yang bocor tidak perlu dibongkar untuk ukuran-ukuran tertentu. Gel itu seperti teknologi pada ban 'run flat tire'. Ketika ada lubang, dia akan langsung menutup,” kata Arief di Balai Kota Jakarta, Rabu. Menurut dia, teknologi tersebut telah diuji coba pada jaringan pipa di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Hasilnya, kebocoran pada pipa dapat tertutup dengan cepat tanpa perlu pembongkaran.

Arief menjelaskan, gel tersebut dapat bertahan hingga sekitar delapan tahun sehingga dinilai efektif untuk mengurangi kebocoran pada jaringan pipa lama. “Waktu kita coba sekitar jam dua malam, yang bolong-bolong langsung tertutup dan itu bisa delapan tahun bertahan. Kita sekarang sudah punya,” ungkap Arief.

Penggunaan teknologi ini juga diharapkan dapat membantu menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), yaitu air yang sudah diproduksi namun tidak tercatat sebagai penggunaan pelanggan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.