- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prancis dan Sekutunya Siap...
Prancis dan Sekutunya Siapkan Misi untuk Buka Kembali Selat Hormuz
Rabu, 11 Mar 2026, 02:00 WIBPAPHOS - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Senin (9/3) memperingatkan bahwa serangan terhadap Siprus adalah serangan terhadap seluruh Eropa dan mengatakan Prancis dan sekutunya sedang mempersiapkan misi defensif untuk membuka kembali Selat Hormuz saat perang di Timur Tengah memasuki pekan kedua.
Berbicara selama kunjungan ke Siprus untuk membahas keamanan regional, Macron mengatakan misi tersebut akan bertujuan untuk mengawal kapal kontainer dan tanker guna secara bertahap membuka kembali Selat Hormuz setelah berakhirnya fase terpanas konflik.
"Ini penting untuk perdagangan internasional, tetapi juga untuk aliran gas dan minyak, yang harus dapat meninggalkan wilayah ini sekali lagi," kata Presiden Macron di Paphos di pantai barat daya Siprus.
Berbicara bersama Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, dan Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, Presiden Macron mengatakan misi yang murni defensif dan murni dukungan ini akan dibentuk oleh negara-negara Eropa dan non-Eropa.
Uni Eropa (UE) pada Senin mengatakan pihaknya siap untuk meningkatkan operasinya untuk melindungi lalu lintas maritim di Timur Tengah. UE sendiri telah membahas penguatan misi angkatan lautnya di Laut Merah setelah serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran memicu perang regional yang lebih luas.
Lalu lintas maritim di Selat Hormuz, jalur air utama Teluk yang dilalui seperlima minyak mentah global, hampir terhenti sejak perang pecah pada 28 Februari.
Presiden Macron sendiri mengunjungi Siprus setelah negara kepulauan dan anggota UE itu menjadi sasaran drone buatan Iran pada awal Maret lalu.
Pemimpin Prancis itu mengatakan serangan terhadap Siprus adalah serangan terhadap seluruh Eropa. "Ketika Siprus diserang, Eropa-lah yang diserang," kata dia.
"Kami tidak akan menerima sebidang kecil pun wilayah Eropa, seperti Siprus, terpapar bahaya," imbuh Presiden Mitsotakis.
Serangan pesawat tak berawak di Siprus menyebabkan Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Mediterania, serta sebuah fregat dan unit pertahanan udara ke pulau tersebut. Paris bersikeras bahwa langkah di kawasan itu murni defensif.
Kebebasan Navigasi
Pada Senin sore, Presiden Macron dijadwalkan naik ke kapal induk Charles de Gaulle, yang menurut kantornya saat ini berada di lepas pantai Kreta.
Setelah berada di atas kapal, Macron akan berbicara dengan para pelaut yang bertugas di kelompok serang kapal induk, kata Istana Kepresidenan Elysee.
Kapal utama Prancis ini merupakan jantung dari operasi Angkatan Laut Prancis yang juga akan mengerahkan delapan fregat dan dua kapal induk helikopter amfibi di wilayah yang luas termasuk Mediterania timur, Laut Merah, dan Selat Hormuz, kata dia.
Sebuah fregat Prancis pernah ikut serta dalam Operasi Aspides UE, yang diluncurkan di Laut Merah pada tahun 2024 untuk mencegah serangan terhadap kapal dagang oleh pasukan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Macron mengatakan bahwa Prancis akan berkontribusi dalam jangka panjang dengan dua fregat untuk Operasi Aspides.
"Yang ingin kami lakukan adalah memastikan kebebasan navigasi dan keamanan maritim," tegas dia
Secara terpisah, Macron pada Senin pagi berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang situasi di Timur Tengah dan Lebanon, kata Istana Kepresidenan Elysee. AFP/I-1
- emmanuel macron
- selat hormuz
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Grebeg Suro Singkawang jadi Momentum Mempererat Persatuan
-
Puncak HUT ke-499 Jakarta Digelar di Bundaran HI pada 27-28 Juni
-
Gempa Kuat M6,9 Melanda Jepang Timur Laut, Tak Ada Peringatan Tsunami
-
Selat Hormuz Dipasangi Ranjau, Kapal Tanker Meledak Saat Mencoba Melintas
-
Indonesia-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis, Perkuat Industri Pertahanan
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Modus Stiker Sedot WC, Cara Pengedar Pasarkan Sabu di Jaktim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.