- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banyak Warga Sipil di Hait...
Banyak Warga Sipil di Haiti Tewas karena Serangan 'Drone'
Rabu, 11 Mar 2026, 02:20 WIBPORT-AU-PRINCE - Organisasi Human Rights Watch (HRW) pada Selasa (10/3) melaporkan pemerintah Haiti telah memerintahkan pasukan keamanannya dan kontraktor untuk melakukan serangan pesawat tak berawak berskala besar dan mematikan terhadap geng-geng kriminal yang juga membahayakan warga sipil.
âSerangan drone menewaskan sedikitnya 1.243 orang selama 141 operasi antara 1 Maret 2025 dan 21 Januari 2026, termasuk setidaknya 43 orang dewasa yang tampaknya bukan anggota kelompok kriminal dan 17 anak-anak,â kata HRW.
Serangan drone itu juga melukai 738 orang, setidaknya 49 diantaranya bukan anggota kelompok kriminal, tambah laporan itu.
Menurut PBB, geng-geng kriminal kini menguasai 90 persen wilayah ibu kota Haiti, Port-au-Prince, dan telah membunuh hampir 6.000 orang pada tahun lalu.
Selama bertahun-tahun, Haiti, negara termiskin di Amerika, telah dilanda kekerasan geng yang mematikan, dengan pembunuhan, pemerkosaan, dan penculikan yang sering terjadi. Sekitar 1,4 juta orang, atau 10 persen dari populasi, telah mengungsi akibat kekerasan tersebut, dan hampir setengah dari seluruh warga Haiti menghadapi kerawanan pangan akut. SB/AFP/I-1
- haiti
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Aktor Jonathan “Ijonk” Frizzy Bebas Cuti Bersyarat dari Lapas Tangerang
-
Pemkab OKU Anggarkan Dana Program Seragam Sekolah Gratis Rp10 Miliar
-
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Masih Kokoh di Puncak meski Kalah dari Palace
-
Uni Eropa Usut Google: Diduga Pakai Konten Online Secara Ilegal
-
Puluhan Pompa Air Dikerahkan untuk Mengatasi Banjir di Semarang
-
Fenomena Langit Langka yang Pernah Terjadi di Indonesia: Momen Okultasi Bulan Terhadap Saturnus
-
Pasukan Keamanan Haiti Gelar Operasi Anti-geng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.