Puluhan Pompa Air Dikerahkan untuk Mengatasi Banjir di Semarang

Selasa, 28 Okt 2025, 23:15 WIB

Semarang - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus bekerja keras dengan mengerahkan seluruh pompa air yang dimiliki untuk menangani banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Semarang.

Kepala DPU Kota Semarang Suwarto, di Semarang, Selasa, mengungkapkan seluruh infrastruktur penanganan banjir diaktifkan dan beroperasi optimal, termasuk dukungan darurat untuk Rumah Pompa Pasar Waru yang tengah dalam perbaikan.

Ket. Foto: Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mengerahkan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Semarang, Selasa (28/10/2025). — Sumber: Antara

Meskipun Rumah Pompa Pasar Waru yang dikelola BBWS masih dalam upaya perbaikan, pihaknya segera mengambil tindakan darurat.

"Kami telah mengerahkan tiga unit pompa mobile DPU dengan kapasitas total 2x250 liter per detik (lps) untuk membantu mem-back up area Pasar Waru dan sekitarnya," katanya.

Seperti diketahui, hujan yang turun selama beberapa jam pada Selasa pagi telah mengakibatkan beberapa wilayah di ibu kota Provinsi Jawa Tengah tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.

Menurut dia, pengerahan pompa mobile tersebut merupakan langkah cepat Pemkot Semarang untuk memastikan penanganan genangan tetap berjalan tanpa hambatan selama proses perbaikan pompa utama.

Ia melaporkan bahwa pompa-pompa kunci di wilayah rawan genangan banjir telah beroperasi penuh.

"Pompa di Trimulyo, Genuk, terpantau aktif dan siap siaga memompa air hujan keluar dari kawasan yang rawan genangan. Demikian pula, pompa di Jalan Majapahit juga dilaporkan aktif dan beroperasi optimal untuk mengendalikan debit air di area tersebut," katanya.

Menanggapi laporan warga terkait pompa di Muktiharjo Kidul yang sempat mati, Suwarto memberikan penjelasan teknis.

Ia mengatakan bahwa langkah tersebut terpaksa dilakukan dengan pertimbangan efektivitas dan efisiensi, melihat kondisi debet air di Sungai Tenggang yang tinggi.

"Informasi dari operator sementara dimatikan karena level air di Tenggang limpas sampai kolam retensi sehingga air hanya akan berputar di situ-situ saja jika dipompa. Kami harus menunggu elevasi Tenggang turun dahulu agar operasional pompa dapat maksimal," katanya.

Hal tersebut juga menjadi alasan pompa-pompa lainnya yang berada di Bawah Tol Kaligawe, Kaligawe Raya, Muktiharjo Lor, Kampung Semarang, Kencono Selatan Utara, dan Padi Raya dimatikan sementara.

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD);Pompa Wilayah Timur memiliki 44 pompa dengan total kapasitas sekitar 14.196 lps yang mencakup delapan lokasi.

Pompa yang beroperasi adalah di Kandang Kebo (Jalan Banjir Kanal) dengan enam unit pompa Submersible. Di Pasar Waru (Jalan Sawah Besar Raya) terdapat tiga unit Mobile Pump, dengan dua unit di antaranya beroperasi pada malam hari karena harus menutup jalan.

Selanjutnya, di Banjardowo (Jalan Genuksari - Karangroto) mengoperasikan dua unit Submersible, diikuti oleh tiga lokasi di Jalan Purwosari IV dan Tambakrejo 1 (dua unit Submersible), Tambakrejo 2 (satu unit Submersible), dan Tambakrejo 3 (satu unit Submersible).

Selain itu, di Trimulyo (Jalan Trimulyo) beroperasi empat unit Submersible, serta di Aspol (Jalan Asrama Polisi Kabluk) yang mengoperasikan dua unit pompa Submersible dan Mobile Pump.

Adapun pompa di lokasi lain seperti Manggis, Majapahit, Plamongan Hijau, dan Soekarno Hatta berstatus off (tidak beroperasi karena hujan telah reda) dan baru akan dioperasikan saat hujan turun.

  • banjir semarang

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.