- Home
-
- Luar Negeri
-
- Terkena 2 Misil, Kapal Tun...
Terkena 2 Misil, Kapal Tunda UEA Tenggelam di Selat Hormuz dan 3 Awak WNI Hilang
Minggu, 08 Mar 2026, 17:30 WIBJAKARTA - Tiga awak kapal berkebangsaan Indonesia hilang setelah kapal tunda berbendera Uni Emirat Arab, Musaffah 2, tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat (6/3), demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Insiden itu terjadi setelah banyak serangan terhadap kapal-kapal yang berlayar di Selat Hormuz sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.
Menurut Kementerian Luar Negeri Indonesia, kapal Musaffah memiliki tujuh awak kapal dari Indonesia, India, dan Filipina, dan menambahkan bahwa empat orang selamat dan tiga lainnya, semuanya warga negara Indonesia, hilang.
âSebelum tenggelam, kapal tersebut mengalami ledakan yang menyebabkannya terbakar,â demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia seraya menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan oleh pihak berwenang setempat.
Perusahaan keamanan Vanguard mengatakan kapal tunda tersebut dihantam oleh dua misil saat berupaya memberikan bantuan kepada kapal kontainer berbendera Malta, Safeen Prestige.
Kapal itu dihantam misil pada hari Rabu (4/3), kata Vanguard dalam sebuah pernyataan.
"Seorang warga negara Indonesia yang selamat saat ini sedang menerima perawatan luka bakar di sebuah rumah sakit di kota Khasab, Oman. Tiga warga negara Indonesia lainnya masih dicari oleh pihak berwenang setempat," kata Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Seorang warga negara Indonesia lainnya berada di lokasi kejadian, tetapi sekarang berada di kapal yang berbeda dan saat ini dalam keadaan aman, tambah pernyataan itu. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Alarm Pangan Berbunyi! Perpres Penyelamatan Segera Diterbitkan
-
Potensi Terjadi Hujan Deras di Jakarta Saat Idul Fitri
-
PDIP: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Lebanon Momentum PBB untuk Bersikap Lebih Tegas
-
Trump: Operasi Militer Iran Lebih Enteng, seperti Sebuah Ekspedisi Singkat
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
-
Gandeng Kemenhub, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis lewat GoMudik
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.