Gejolak Timur Tengah Hantam Bursa: IHSG Hari Ini Melemah, Investor Pilih Menepi
Jumat, 06 Mar 2026, 17:30 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah seiring meningkatnya sikap risk-off investor global akibat memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Ketegangan geopolitik tersebut meningkatkan ketidakpastian ekonomi global, termasuk potensi lonjakan harga minyak dan perubahan arah kebijakan suku bunga global, sehingga mendorong pelaku pasar mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti saham.
Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang lebih aman atau menahan likuiditas sambil menunggu kejelasan situasi geopolitik.
Tekanan jual yang muncul di pasar saham domestik juga dipicu arus keluar dana asing serta meningkatnya volatilitas pasar global, yang membuat pergerakan IHSG rentan terkoreksi dalam jangka pendek.
Jika ketegangan geopolitik terus berlanjut, sentimen risk-off berpotensi masih membayangi pasar keuangan, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap lebih defensif dan selektif terhadap aset berisiko.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (6/3) sore, ditutup melemah 124,85 poin atau 1,62 persen ke posisi 7.585,68 seiring dengan sikap risk-off (menghindari aset berisiko) investor akibat masih berlangsungnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 11,77 poin atau 1,49 persen ke posisi 776,04.
"Investor cenderung risk-off dan defensif. Investor menghindari instrumen berisiko tinggi dengan melikuidasi saham big caps dan merotasi ke aset safe haven seperti emas dan dolar AS," ujar Head of Research PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi saat dihubungi di Jakarta.
Wafi menjelaskan, sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan berbagai data ekonomi, diantaranya rilis data inflasi (CPI) dan tenaga kerja (NFP) AS, yang akan dijadikan acuan untuk melihat arah kebijakan The Fed, serta kejelasan resolusi/eskalasi konflik Timur Tengah.
Dari dalam negeri, Ia menjelaskan pemangkasan outlook kredit Indonesia menjadi negatif oleh Fitch Ratings memicu depresiasi nilai tukar rupiah dan capital outflow (dana asing keluar) yang masif.
Sementara itu, pelaku pasar menantikan rilis data cadangan devisa, respons kebijakan Bank Indonesia (potensi kenaikan BI Rate) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, serta tanda-tanda meredanya tekanan net sell (aksi jual) asing.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 3,67 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor energi yang masing-masing turun sebesar 3,54 persen dan 2,80 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu SKBM, ALKA, TPIA, ICON, dan EURO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KOTA, RODA, LAND, ENRG dan ENZO.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.946.837 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 34,18 miliar lembar saham senilai Rp17,77 triliun. Sebanyak 168 saham naik, 555 saham menurun dan 94 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 342,69 poin atau 0,62 persen ke 55.620,80, indeks Shanghai menguat 15,62 poin atau 0,38 persen ke 4.124,18, indeks indeks Hang Seng menguat 435,94 poin atau 1,72 persen ke 25.757,28, dan indeks Strait Times menguat 1,68 poin atau 0,03 persen ke 4.848,25.
- Ihsg hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dishub Papua Ingatkan Peserta Mudik Kapal Laut Gratis Tertib di Atas Kapal
-
Siswa SMAN 5 Bandung Tewas saat Tawuran, KDM Bilang di Luar Jam Sekolah Jadi Tanggung Jawab Orang Tua
-
Jurnalis Amerika Shelly Kittleson Diculik Kelompok Bersenjata di Tengah KeramaianIrak
-
Rahasia Efisiensi Armada: Bagaimana MPMRent Pertahankan Tingkat Utilisasi di Tengah Dinamika Pasar
-
Pemkab Bogor Siapkan 7.500 Porsi Makanan untuk Open House Lebaran Bareng Warga
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
-
Kendaraan dari Barat Masuk Gerbang Kalikangkung Semarang Relatif Padat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.