Kepala Dipenggal Demi Gading, Sindikat Pembantai Gajah Riau Akhirnya Tumbang di Tangan Polisi

Rabu, 04 Mar 2026, 17:15 WIB

JAKARTA - Komitmen pemerintah dalam melindungi satwa endemik yang terancam punah kembali diuji lewat pengungkapan kasus perburuan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian RI yang berhasil meringkus 15 anggota sindikat bersenjata api dengan barang bukti ratusan amunisi hingga organ satwa dilindungi. Langkah tegas ini menjadi peringatan keras bagi jaringan perdagangan satwa ilegal bahwa negara hadir untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati nasional dari kehancuran.

Ket. Foto: Seorang penjaga (mahout) menuntun gajah jinak menuju sungai kecil di CRU (Conservation Respons Unit) Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan di Desa Negeri Antara, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Minggu (22/2). — Sumber: ANTARA/Arnas Padda

"Perburuan satwa dilindungi merupakan kejahatan serius yang tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam keberlangsungan keanekaragaman hayati kita. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten, dengan dukungan pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat," ujar Menhut Raja Juli Antoni.

Hal itu disampaikannya usai pengungkapan oleh Kapolda Riau terkait kematian seekor gajah di Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan 15 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan tiga orang lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebagai bagian jaringan perburuan gajah.

"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri beserta jajaran. Sangat terasa sekali bahwa kepolisian melindungi dan melayani, sehingga kasus seperti ini yang sempat terasa pesimis dapat diungkap. Sekali lagi, dengan koordinasi yang baik, kasus ini dapat diungkap dengan baik melalui kerja sama berbagai pihak yang tidak bisa dipisahkan," katanya.

Pengungkapan kasus itu bermula dari penemuan bangkai seekor gajah jantan berusia sekitar 40 tahun di Kabupaten Pelalawan, Senin (2/2). Kondisi bangkai telah membusuk dengan bagian kepala terpisah dan kedua gading hilang. Hasil olah tempat kejadian perkara dan nekropsi menguatkan dugaan kematian akibat luka tembak.

Melalui penyidikan mendalam yang melibatkan analisis balistik, forensik, serta pengembangan jaringan lintas provinsi, terungkap bahwa jaringan ini telah beroperasi sejak tahun 2024 hingga 2026 di sembilan lokasi berbeda di wilayah Ukui dan sekitarnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan dua pucuk senjata api rakitan, 798 butir amunisi berbagai kaliber, enam selongsong peluru kaliber 5,56 mm, sepuluh magazen, empat peredam senjata api, tiga teleskop beserta dudukan, dua laser senjata api, tiga laras senjata api, satu grendel senjata api, serta dua botol minyak pembersih senjata.

Selain itu, juga diamankan 63 pipa rokok berbahan gading gajah, 140 kilogram sisik trenggiling, empat bungkus plastik berisi kuku harimau, 12 taring harimau, satu unit mobil , dua unit sepeda motor, serta dokumen pengiriman kargo lintas daerah.

Temuan tersebut menunjukkan keterlibatan jaringan dalam perdagangan bagian tubuh satwa liar dilindungi lainnya.

  • gading gajah
  • kementerian kehutanan
  • gajah sumatera
  • perburuan satwa liar
  • raja juli antoni
  • polda riau

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.