Rayakan Hari Jadi 300 tahun: Grobogan Bukan Cuma Bersejarah, Tapi Juga Penyangga Pangan Indonesia

Selasa, 03 Mar 2026, 22:55 WIB

GROBOGAN – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono menilai Kabupaten Grobogan yang genap berusia 300 tahun bukan sekadar daerah bersejarah di Pulau Jawa, tetapi juga lumbung strategis bagi pertanian nasional.

Dengan hamparan sawah luas dan tradisi agraris yang kuat, Grobogan sudah lama menjadi salah satu penopang produksi pangan, terutama padi dan komoditas palawija.

Ket. Foto: Ilustrasi - Persawahan di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.. — Sumber: ANTARA.

Secara lebih santai bisa dibilang, Grobogan itu “tua secara usia, tapi tetap produktif.” Di tengah tantangan iklim dan dinamika harga, peran daerah ini makin penting sebagai penyangga ketahanan pangan.

Artinya, menjaga produktivitas Grobogan bukan cuma soal kebanggaan sejarah, tapi juga soal memastikan dapur Indonesia tetap mengepul.

Dalam momentum Hari Jadi ke-300 Grobogan, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI itu menuturkan bahwa daerah tersebut tidak hanya dikenal sebagai wilayah tua dengan banyak tokoh leluhur Jawa, tetapi juga sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Jawa Tengah bahkan di Indonesia.

“Grobogan ini kabupaten yang usianya sudah sangat tua dan memiliki peran penting dari sisi sejarah maupun silsilah. Dari sektor pertanian, kontribusinya juga sangat besar,” ujar Sudaryono di Grobogan, Selasa (3/3).

Sebagai putra daerah, ia menegaskan, Grobogan memiliki andil signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya pada komoditas kedelai, padi, jagung, dan komoditas pangan lainnya.

Ia mengaku terus mengikuti perkembangan Grobogan dari waktu ke waktu, mulai dari pembangunan infrastruktur, kemajuan desa, peningkatan produktivitas hasil panen, hingga perbaikan jaringan irigasi yang mendukung sektor pertanian.

Menurut dia, sektor pertanian juga menjadi salah satu solusi strategis dalam pengentasan kemiskinan karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta mudah diakses masyarakat.

Terkait banjir yang sempat berdampak pada lahan pertanian, ia menyampaikan pemerintah telah menyiapkan langkah penanganan, termasuk pemberian bantuan benih gratis dan alat mesin pertanian (alsintan) bagi petani terdampak.

“Semua didata agar bantuan tepat sasaran. Negara harus hadir untuk memastikan petani tetap bisa berproduksi,” ujarnya.

Grobogan diharapkan terus menjaga tradisi bertaninya sambil beradaptasi dengan teknologi dan tantangan zaman.

Karena pada akhirnya, dari tanah-tanah subur seperti inilah, kebutuhan pangan negeri ini terus tercukupi—dan cerita panjang Grobogan akan terus berlanjut, bukan hanya sebagai daerah bersejarah, tapi juga sebagai motor pertanian Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.