Perang AS-Israel di Iran: Kedutaan AS di Riyadh Terbakar setelah Serangan Drone Iran

Selasa, 03 Mar 2026, 12:07 WIB

RIYADH - Arab Saudi mengkonfirmasi kedutaan besar Amerika Serikat di Riyadh dihantam oleh dua drone, memicu kebakaran, Selasa (3/3)

Dari The Guardian, Kementerian Pertahanan Arab Saudi telah mengkonfirmasi melalui media sosial bahwa kedutaan besar AS di Riyadh dihantam oleh dua drone, menurut perkiraan awal, dan menyebabkan kebakaran terbatas serta kerusakan material kecil pada bangunan tersebut.

Ket. Foto: Presiden Donald Trump mengisyaratkan AS akan membalas "segera" setelah kedutaan besarnya di ibu kota Arab Saudi , Riyadh, dihantam oleh dua drone yang diduga milik Iran . — Sumber: Istimewa

Sebuah ledakan keras terdengar dan kobaran api terlihat di kedutaan pada Selasa pagi, menurut laporan. Asap hitam terlihat mengepul di atas kawasan diplomatik Riyadh, yang menampung misi-misi asing.

Reuters mengutip dua orang yang mengatakan bahwa tidak ada laporan korban luka, mengingat gedung itu kosong pada dini hari.

Balasan AS

Presiden Donald Trump mengisyaratkan AS akan membalas "segera" setelah kedutaan besarnya di ibu kota Arab Saudi , Riyadh, dihantam oleh dua drone yang diduga milik Iran .

Dia mengatakan “Anda akan segera tahu” bagaimana AS akan merespons, tanpa memberikan rincian, saat berbicara dengan jaringan NewsNation pada hari Senin.

Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa serangan AS terhadap Iran bisa berlangsung jauh lebih lama dari yang diperkirakan semula, karena pemerintahannya berupaya untuk menangkal kritik tentang pesan yang saling bertentangan mengenai tujuan perang tersebut.

Dalam komentar publik pertamanya sejak meluncurkan operasi militer pada hari Sabtu, presiden AS menjabarkan apa yang disebutnya sebagai empat tujuan utama untuk menyerang Iran. Agence France-Presse mengutip pernyataannya sebagai berikut:

Pertama, kita menghancurkan kemampuan rudal Iran... Kedua, kita memusnahkan angkatan laut mereka... Ketiga, kita memastikan bahwa negara sponsor teror nomor satu di dunia tidak akan pernah bisa memperoleh senjata nuklir.

Menghentikan Iran dari mempersenjatai dan mengarahkan kelompok militan proksi dilaporkan sebagai tujuan keempat.

  • Konflik AS-Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.