- Home
-
- Luar Negeri
-
- El Nino Menuju Level Sanga...
El Nino Menuju Level Sangat Kuat, Timbulkan Risiko Cuaca Ekstrem hingga 2027
Jumat, 04 Sep 2026, 03:10 WIBJENEWA - Fenomena El Niño terus menguat dan diperkirakan mencapai intensitas sangat kuat menjelang akhir 2026. Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organization (WMO) menyebut kondisi tersebut berpotensi mengubah pola suhu dan curah hujan di berbagai wilayah dunia serta meningkatkan risiko kekeringan, banjir dan gelombang panas hingga awal 2027.
Dalam Pembaruan El Niño/La Niña yang dirilis WMO pada Kamis (3/9), disebutkan El Niño telah terbentuk secara jelas di wilayah tropis Pasifik. Pada pertengahan Agustus, suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur berada jauh di atas normal dan terus meningkat.
Sebagai informasi, El Niño adalah anomali iklim yang muncul secara periodik dan bisa memperburuk kondisi kemarau. Pada tahun 2026 ini, BMKG memprediksi El Niño mulai muncul akhir April hingga awal Mei, sehingga musim kemarau diprediksi lebih kering, datang lebih awal, dan berlangsung lebih lama dibandingkan rata-rata 30 tahun terakhir.
Prakiraan dari Pusat Produksi Global WMO menunjukkan kemungkinan hampir 100 persen El Niño bertahan hingga September-November 2026 dan Desember 2026-Februari 2027. WMO juga memperkirakan fenomena tersebut semakin menguat dalam beberapa bulan mendatang dan mencapai puncaknya menjelang akhir tahun.
WMO menyatakan tidak ada indikasi kondisi ENSO netral maupun La Niña akan kembali selama periode prakiraan tersebut. Pembaruan ini disusun melalui kolaborasi WMO dan International Research Institute for Climate and Society (IRI), dengan menggunakan konsensus model dari pusat-pusat prakiraan iklim dan para ahli meteorologi di berbagai negara.
Dalam pembaruan prospek musiman yang dirilis pada hari yang sama, rata-rata anomali suhu permukaan laut di wilayah Niño 3.4 diperkirakan mencapai sekitar 3,6 derajat Celsius pada periode September-November 2026. Intensitasnya diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai puncak pada November-Desember.
Kondisi laut yang sangat hangat tersebut diperkirakan berdampak terhadap pola cuaca di berbagai kawasan. WMO memperkirakan peluang suhu di atas normal meningkat di hampir seluruh wilayah daratan dunia selama September-November.
Pola curah hujan juga diperkirakan berubah. Sejumlah wilayah berpotensi mengalami kondisi lebih kering dari biasanya, sementara kawasan lain menghadapi peluang curah hujan lebih tinggi. Perubahan tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan, banjir dan cuaca ekstrem lainnya.
Kebakaran Hutan
Asia Tenggara termasuk wilayah yang perlu mendapat perhatian karena El Niño secara umum berkaitan dengan berkurangnya curah hujan di kawasan tersebut. Indonesia juga menghadapi risiko kondisi lebih kering yang dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Di sisi lain, wilayah tertentu dapat mengalami curah hujan lebih tinggi. WMO menyebut dampak El Niño tidak seragam di seluruh dunia karena dipengaruhi oleh intensitas, waktu kejadian serta interaksinya dengan fenomena iklim lain.
Salah satu fenomena yang turut menjadi perhatian adalah Indian Ocean Dipole (IOD). WMO memperkirakan fase positif IOD berkembang dan mencapai nilai rata-rata musiman sekitar 0,9 derajat Celsius pada September-November 2026. Suhu laut di wilayah Atlantik tropis juga diperkirakan tetap lebih tinggi dari normal. Kondisi-kondisi tersebut dapat memperkuat, melemahkan atau mengubah pola dampak El Niño di sejumlah wilayah.
WMO menegaskan bahwa semakin kuatnya El Niño tidak otomatis berarti dampaknya akan sama kuat di setiap wilayah. Faktor lokal dan fenomena iklim lainnya tetap menentukan kondisi cuaca yang terjadi di masing-masing kawasan.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Semoga Tidak Pecah Konflik, Jepang Protes Korsel Karena Latihan Militer di Dekat Pulau Bersengketa
-
Data Terbaru, BPS Catat Penduduk Miskin RI Sebanyak 22,93 Juta Orang
-
Dampak dan Mitigasi Penguatan El Nino
-
Skuad Garuda Hadapi Laga Harus Menang
-
Rabu (05/8), Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.