• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ekspansi ke Indonesia, Fyn...

Ekspansi ke Indonesia, Fynd Hadirkan Ekosistem Ritel Berbasis AI untuk Transformasi Digital

Senin, 02 Mar 2026, 13:50 WIB

JAKARTA – Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis kecerdasan buatan (AI) yang didukung oleh Reliance Retail Ventures Limited, hari ini mengumumkan ekspansinya ke pasar Indonesia. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam strategi pertumbuhan perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari peluncurannya di Indonesia, Fynd bertujuan untuk memudahkan merek dan pelaku ritel dalam mengintegrasikan solusi toko fisik, online, desain, produksi, dan rantai pasok dalam satu platform perdagangan berbasis AI-native yang terintegrasi. StoreOS dari Fynd menghadirkan teknologi POS canggih, Endless Aisle, dan Clienteling, serta Storefront yang menyediakan pengalaman e-commerce yang skalabel dan berfokus pada merek.

Ket. Foto: Logo Fynd. Perusahaan teknologi AI ritel, ini resmi berekspansi ke Indonesia untuk menghadirkan infrastruktur ritel modern. Melalui kemitraan dengan APGAI, Fynd menawarkan solusi terintegrasi mulai dari desain, produksi, hingga manajemen omnichannel berbasis AI untuk membantu merek lokal bersaing di pasar global. — Sumber: Fynd

Fynd Konnect menyediakan integrasi plug-and-play yang mulus dengan Shopee, Lazada, TikTok, dan berbagai marketplace lainnya, sehingga penjual dapat mengelola seluruh kanal dari satu dasbor terpadu. Sistem Warehouse Management (WMS) dan Transport Management (TMS) tingkat perusahaan juga mempermudah pengelolaan inventaris dan distribusi secara lebih efisien.

Selain itu, Fynd juga menghadirkan Fynd Create, inovasi desain dan produksi yang menawarkan Design-as-a-Service, Garment-as-a-Service, dan kemampuan photoshoot berbasis AI. Solusi ini memungkinkan merek fashion mempercepat pengembangan produk, mengurangi ketergantungan pada sampling dan pemotretan tradisional, serta mempercepat proses dari desain hingga peluncuran ke pasar dengan presisi berbasis data. 

Secara keseluruhan, rangkaian solusi ini memberikan kerangka kerja terpadu bagi peritel dan merek fashion di Indonesia dalam mengembangan produk, eksekusi komersial, pengelolaan persediaan dan pengiriman tahap akhir dalam satu ekosistem.

Untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi di industri ini, Fynd menjalin kemitraan dengan Asosiasi Pengusaha Garmen dan Aksesoris Indonesia (APGAI), asosiasi yang didukung pemerintah dan mewakili sektor garmen serta aksesoris Indonesia. Didirikan pada awal tahun 1990-an, APGAI berperan penting dalam meningkatkan daya saing industri fashion Indonesia.

Anggotanya meliputi sejumlah kelompok ritel besar seperti Delami Group dan Sorella Group. Melalui kemitraan ini, Fynd akan bekerja sama dengan APGAI untuk mendukung transformasi digital, memodernisasi alur kerja desain dan produksi, serta meningkatkan infrastruktur omnichannel bagi organisasi anggota. 

“Indonesia tidak membutuhkan fitur e-commerce yang bersifat inkremental, melainkan infrastruktur ritel yang modern,” ungkap  Chief Business Officer - Global, Fynd, Ronak Modi, melalui keterangannya pada hari Senin (2/3).

“Kehadiran kami di Indonesia bertujuan untuk mengoptimalkan seluruh rantai nilai berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai dari desain dan produksi hingga perdagangan terpadu dan pemenuhan pesanan yang canggih. Melalui kemitraan dengan APGAI dan peluncuran platform AI-native kami di Indonesia, kami berkomitmen untuk membantu merek-merek lokal berkembang lebih cepat, beroperasi lebih efisien, dan bersaing dalam skala global dengan lebih percaya diri,” ujar dia. 

Dengan memasuki pasar Indonesia, Fynd memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara dan melengkapi operasinya di India, GCC, dan Afrika. Perusahaan ini berkomitmen untuk memberdayakan peritel dan merek fashion Indonesia untuk mencapai pertumbuhan yang skalabel dan didorong oleh kecerdasan buatan (AI) di salah satu pasar perdagangan digital paling menjanjikan di dunia.

  • Ekspansi Bisnis
  • kecerdasan buatan (AI)
  • Omnichannel
  • Fynd
  • Teknologi AI Ritel
  • APGAI
  • Transformasi Digital Ritel
  • Fashion Tech
  • Reliance Retail Ventures
  • StoreOS
  • Fynd Konnect
  • Infrastruktur Ritel

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.