Formula 1: Norris Ukir Kecepatan Lap Spektakuler, Rebut Pole GP Spanyol dari Antonelli

Minggu, 13 Sep 2026, 08:19 WIB

MADRID — Lando Norris menyebut hasil yang dia raih sebagai salah satu lap terbaik dalam kariernya. Pembalap McLaren itu tampil luar biasa untuk merebut pole position Grand Prix Spanyol setelah mengalahkan pemimpin klasemen Kimi Antonelli dari Mercedes dalam sesi kualifikasi yang berlangsung ketat, Sabtu (12/9) waktu setempat.

Juara dunia tersebut mencatat waktu 1 menit 31,824 detik untuk menjadi yang tercepat di sirkuit baru Madring. Norris hanya unggul 0,011 detik atas Antonelli yang menempati posisi kedua.

Ket. Foto: Lando Norris. — Sumber: Formula 1

Max Verstappen dari Red Bull berada di urutan ketiga dengan selisih 0,140 detik. Dua pembalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, menyusul di posisi keempat dan kelima. George Russell melengkapi enam besar untuk Mercedes.

Hasil tersebut menjadi semakin mengesankan mengingat Norris kehilangan sebagian besar sesi latihan kedua pada Jumat setelah harus menjalani penggantian girboks.

Bos tim McLaren, Andrea Stella, bahkan menyebut lap terakhir Norris sebagai sebuah “mahakarya”.

“Ini adalah sebuah mahakarya dan salah satu lap terbaik dalam hidupnya,” kata Stella setelah melihat Norris mengatasi berbagai tantangan di lintasan yang sebelumnya ia gambarkan seperti “Monaco dengan steroid”.

Norris sendiri mengaku masih sulit mempercayai hasil tersebut.

“Saya terkejut dan sedikit tidak menyangka. Ya Tuhan, mungkin ini salah satu lap terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang karier. Saya sangat, sangat senang dan bangga, juga sangat bahagia untuk seluruh tim,” ujar Norris.

Menurutnya, keberhasilan tersebut terjadi karena seluruh elemen menyatu pada percobaan terakhir.

“Itu salah satu lap ketika semuanya berjalan bersama. Saya sudah punya gambaran tentang apa yang ingin saya lakukan, tetapi pertanyaannya apakah otak saya bisa membiarkan saya melakukannya pada lap terakhir. Ternyata semuanya berjalan sempurna.”

Tekanan semakin tinggi ketika Norris memasuki putaran terakhir.

“Adrenalin sangat tinggi di lap terakhir. Anda hanya harus rileks dan membiarkan semuanya mengalir. Sangat mudah menjadi tegang di sini karena ada begitu banyak dinding yang tiba-tiba muncul di depan Anda,” katanya.

Bahkan, Norris nyaris mengalami kecelakaan di tikungan terakhir.

“Lap itu hampir sempurna, kecuali tikungan terakhir. Saat itu saya berpikir akan menabrak dinding dan anak-anak di tim mungkin harus memperbaiki mobil malam ini. Tetapi saya berhasil dan itu membuat saya tersenyum lebar.”

Antonelli harus puas berada di posisi kedua setelah kalah hanya 0,011 detik dari Norris. Meski gagal merebut pole, pembalap Italia berusia 20 tahun itu tetap menilai performanya positif.

“Saya pikir saya melakukan lap yang bagus, tetapi kemudian orang ini mencurinya begitu saja. Selamat untuk mereka,” kata Antonelli.

Pemimpin klasemen tersebut mengakui sesi kualifikasi berlangsung sangat intens, terutama karena suhu lintasan yang tinggi membuat pengaturan keseimbangan mobil menjadi sulit.

“Dari sisi saya, kualifikasinya sangat intens. Sulit mendapatkan keseimbangan yang tepat karena lintasan sangat panas, tetapi lap saya cukup bersih.”

Antonelli saat ini unggul 66 poin atas rekan setimnya, George Russell, dan 96 poin atas Norris yang berada di posisi keempat klasemen.

Verstappen juga memberikan sinyal positif setelah mengamankan posisi ketiga. Hasil tersebut dianggap bagus mengingat karakter sirkuit Madring yang diperkirakan sangat menantang.

“Bagi kami, kualifikasi ini sangat bagus. Bagi saya, posisi ketiga merupakan hasil yang luar biasa,” ujar Verstappen.

Ia mengaku mobil Red Bull terasa cukup kompetitif saat kualifikasi sehingga dirinya dapat menyerang tikungan sesuai dengan gaya yang diinginkan.

“Mobil terasa cukup baik saat kualifikasi dan saya bisa menyerang tikungan seperti yang saya inginkan. Jadi, menurut saya, ini hasil kualifikasi yang bagus bagi kami.”

Oscar Piastri menempati posisi ketujuh dengan McLaren kedua, diikuti Liam Lawson dari Red Bull, Franco Colapinto dari Alpine, dan rookie Racing Bulls, Arvid Lindblad.

Pole position di Madrid menjadi pole ketiga Norris musim ini dan ke-19 sepanjang kariernya. Posisi terdepan tersebut memberinya peluang besar untuk meraih kemenangan ketiga musim ini.

Peluang tersebut semakin besar karena karakter Sirkuit Madring yang memiliki banyak dinding pembatas dan relatif sedikit kesempatan untuk melakukan overtaking.

Norris juga memiliki catatan sempurna setiap kali memulai balapan dari pole musim ini. Ia sebelumnya berhasil memenangkan balapan di Hungaria dan Belanda ketika start dari posisi terdepan.

Pole di Madrid sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu pembalap terbaik di lintasan sempit dan berkarakter jalan raya. Norris sebelumnya merebut pole pertama dalam kariernya di Sochi, Russia, pada 2021, sebelum kembali menunjukkan kehebatannya di lintasan serupa seperti Hungaroring, Monako, Zandvoort, Las Vegas, dan Singapura.

Kini, Norris hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk mengubah lap spektakulernya menjadi kemenangan. Namun, Antonelli dan Verstappen siap memberikan tekanan sejak lampu start padam dalam balapan utama GP Spanyol, Minggu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.