Di Forum KTT BRICS, Presiden Prabowo Tekankan Ketahanan dan Kemandirian Agar Tak Mudah Didikte

Minggu, 13 Sep 2026, 08:58 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memperkuat ketahanan dan kemandirian agar negara mampu menentukan arah kebijakannya sendiri dan tidak didikte oleh kekuatan tertentu.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri sesi terbatas bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism" (Tata Kelola Global Inklusif dan Penguatan Multilateralisme) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS di New Delhi, India.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism" dalam rangkaian KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). — Sumber: BPMI Setpres

"Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan," kata Prabowo sebagaimana keterangan BPMI Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut Prabowo, kekuatan suatu negara harus dibangun dari dalam dengan memastikan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar rakyat, mulai dari pangan dan energi hingga pendidikan dan kesejahteraan.

"Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita, lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera," katanya.

  • Presiden Prabowo Subianto

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.