Indonesia Tanpa Wakil di Final German Open 2026

Minggu, 01 Mar 2026, 04:38 WIB

JAKARTA - Harapan Merah Putih untuk menembus partai puncak harus pupus. Indonesia dipastikan tanpa satu pun wakil di final German Open 2026 setelah dua pasangan terakhirnya terhenti di babak semifinal, Sabtu (28/2). Kekalahan di sektor ganda putri dan ganda campuran memastikan absennya Indonesia pada laga puncak yang digelar Minggu (1/3).

Peluang terakhir Indonesia berada di tangan pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, perjuangan mereka kandas di tangan wakil China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo, lewat pertarungan sengit tiga gim 18-21, 21-8, 19-21.

Ket. Foto: Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. — Sumber: Istimewa

Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak gim pertama. Tiwi/Fadia sempat memberi tekanan melalui reli-reli panjang dan permainan depan net yang agresif. Meski mampu menempel ketat perolehan angka, mereka akhirnya menyerah 18-21 setelah kehilangan fokus di poin-poin akhir.

Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia tampil lebih percaya diri. Variasi serangan dan penempatan bola yang tajam membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi Tiwi/Fadia tak terbendung hingga menutup gim dengan skor telak 21-8, memaksa duel berlanjut ke gim penentuan.

Sayangnya, momentum positif itu tak mampu dijaga. Pada gim ketiga yang kembali berjalan ketat, kedua pasangan saling berbalas angka hingga memasuki fase krusial. Beberapa kesalahan sendiri di saat genting membuat Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan lawan 19-21. Kekalahan tersebut memastikan langkah mereka terhenti di empat besar.

Hasil serupa lebih dulu dialami wakil di nomor ganda campuran. Gloria Emanuelle Widjaja yang berduet dengan pebulu tangkis Singapura, Hee Yong Kai Terry, gagal mengamankan tiket final setelah takluk dari pasangan Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch.

Hee/Gloria dipaksa bermain dalam tekanan sepanjang laga. Permainan cepat dan solid dari pasangan Denmark membuat mereka kesulitan keluar dari ritme lawan. Dalam dua gim langsung, Hee/Gloria menyerah 19-21 dan 16-21.

Kekalahan di dua sektor tersebut menutup seluruh peluang Indonesia untuk tampil di partai final turnamen level BWF World Tour tersebut. Absennya wakil Merah Putih di laga puncak menjadi catatan evaluasi, terutama dalam menjaga konsistensi permainan di momen-momen krusial.

Meski sempat menunjukkan perlawanan sengit dan daya juang tinggi, langkah Indonesia di German Open 2026 akhirnya terhenti di semifinal. Tantangan berikutnya adalah memperbaiki detail kecil yang kerap menjadi pembeda di level elite, agar peluang yang sudah di depan mata tak kembali terlepas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.