Tertekan Sentimen Geopolitik, Rupiah pada Jumat Diproyeksikan Melemah
Jumat, 27 Feb 2026, 14:06 WIBJAKARTA â Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan Jumat, seiring penguatan dollar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya sentimen kehati-hatian pelaku pasar terhadap risiko global.
Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Jumat (27/2), rupiah turun 29 poin atau sekitar 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dollar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dollar AS.
Saat dihubungi di Jakarta, Jumat (27/2), analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dollar AS yang menguat setelah rilis data manufaktur dan ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan.
Selain itu, investor juga masih mencerna hasil perundingan antara AS dan Iran yang belum menghasilkan kesepakatan apa pun. Kondisi tersebut memicu sentimen risk off di pasar keuangan, termasuk di pasar ekuitas, yang turut menekan pergerakan mata uang lain seperti rupiah.
"Proyeksi pergerakan (rupiah) di kisaran Rp16.700-Rp16.800 per dollar AS," ujar Lukman.
Sementara itu, analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menilai rupiah hari ini berpotensi diperdagangkan melemah di kisaran Rp16.730 hingga Rp16.790 per dollar AS.
Menurut dia, tekanan terhadap rupiah merupakan imbas dari faktor global, khususnya meningkatnya risiko geopolitik terkait konflik antara AS dan Iran yang mendorong pelaku pasar cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven.
"Dari domestik masih minim sentimen," kata Rully.
Meski rupiah melemah terhadap dollar AS, pergerakan greenback terpantau bervariasi terhadap mayoritas mata uang utama lainnya.
Dollar AS tercatat melemah 0,02 persen terhadap euro (EUR) dan turun 0,14 persen terhadap yen Jepang (JPY).
Terhadap dollar Kanada (CAD) dan franc Swiss (CHF), mata uang AS masing-masing melemah 0,04 persen dan 0,06 persen. Sementara itu, dollar AS menguat 0,04 persen terhadap dollar Australia (AUD) dan bergerak stagnan terhadap poundsterling Inggris (GBP).
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kementerian PU Data Huntara Rusak di Aceh Utara akibat Diterjang Angin
-
Raline Shah Sebut Punya Tugas Perkuat Jejaring Global dan Promosikan Potensi Indonesia
-
Makin Anjlok, Rupiah Pagi Ini Rp18.107, Dipengaruhi Eskalasi Baru di Timur Tengah
-
DPRD DIY Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Dapat Melanjutkan Tugas Mengajar
-
Rupiah Kembali Melemah, Dipicu Anjloknya Harga Minyak Mentah Brent
-
Dua Bencana Mengintai Indonesia Sekaligus, BNPB Rilis Warning Keras Kesiapsiagaan di Wilayah Ini
-
Subsidi Kedelai Bantu Perajin Tempe, Namun Solusi Jangka Panjang Tetap Dibutuhkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.