Rupiah Masih Rentan - 22 September 2026

Selasa, 22 Sep 2026, 07:45 WIB

JAKARTA – Rupiah masih rentan melanjutkan pelemahan karena pasar menghadapi kombinasi tekanan ekster­nal dan domestik.

Ketegangan geopolitik di Asia Barat dapat mendorong penguatan dollar AS melalui peningkatan per­mintaan aset aman, sementara kondisi postur anggaran negara menjadi perhatian investor ter­hadap kredibilitas fiskal.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Analis mata uang sekali­gus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi melihat investor fokus pada perkembangan eksternal dan internal dalam mencermati pergerakan rupiah.

Karenanya, dia memproyeksikan kurs ru­piah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang an­tarbank, Selasa (22/9), bergerak fluktuatif dengan kecenderung­an melemah di kisaran 17.840-17.900 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar ru­piah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Se­nin (21/9), bergerak mele­mah 89 poin atau 0,50 persen dari akhir pekan lalu menjadi 17.847 rupiah per dollar.

“Pel­emahan rupiah dipengaruhi ketegangan geopolitik di Asia Barat,” ujar Ibrahim.

Dia menambahkan kete­gangan di Timur Tengah tetap tinggi setelah kelompok (Ansa­rullah) Houthi Yaman menya­takan telah menyerang lokasi-lokasi sensitif di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Serangan Ansarullah Yaman terhadap jalur pipa Timur-Barat milik Saudi Aramco telah men­dorong perusahaan energi nega­ra tersebut untuk meningkatkan ekspor melalui Selat Hormuz pada bulan ini dan bulan depan, setelah sempat menghentikan sebagian pengiriman melalui Yanbu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.