Kapolri Kembali Mutasi Pati-Pamen, Sejumlah Jabatan Strategis Diganti

Senin, 31 Agu 2026, 11:46 WIB

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melaksanakan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polri, salah satunya posisi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan di Jakarta, Senin (31/8), mengatakan bahwa mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.

Ket. Foto: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo — Sumber: Polri

Dari keseluruhan personel yang dimutasi, sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan jabatan baru. Selain itu, terdapat personel yang menyelesaikan pendidikan, berangkat pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.

Pada posisi Astamaops, Irjen Pol. Roycke Harry Langie yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara, dipercaya mengemban jabatan baru tersebut. Ia menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

Kemudian, pada posisi As SDM, Irjen Pol. Jawari mengemban jabatan baru tersebut untuk menggantikan Irjen Pol. Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.

Perubahan juga terjadi pada posisi Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri. Irjen Pol. Ruslan Ependi dipercaya mengemban jabatan tersebut untuk menggantikan Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.

Selain di tingkat Mabes Polri, mutasi juga dilaksanakan pada posisi kepemimpinan Polda.

Posisi Kapolda Sulawesi Utara yang ditinggalkan Irjen Pol. Roycke Harry Langie sebagai Astamaops, selanjutnya diisi Brigjen Pol. Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Pergantian juga terjadi pada kepemimpinan Polda Papua Barat Daya. Brigjen Pol. Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau, diangkat sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Jabatan Wakapolda Riau selanjutnya diemban Brigjen Pol. Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo. Sementara posisi Wakapolda Gorontalo, dipercayakan kepada Kombes Pol. Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan proses pembinaan organisasi serta karier personel Polri.

“Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” katanya.

Ia mengatakan bahwa seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas secara optimal.

“Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Penyegaran organisasi tersebut juga diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat organisasi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

  • Mutasi Polri

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.