Dukung Mudik Lebaran 2026, KAI Pasok 10,6 Juta Liter Avtur ke Bandara YIA
Jumat, 27 Feb 2026, 20:20 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan pasokan avtur ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) tetap terjaga menjelang Lebaran 2026 di tengah tren kenaikan mobilitas udara. Data Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat melalui YIA pada Januari 2025 mencapai 158.913 orang atau naik 6,5 persen dibanding Januari 2024 sebanyak 149.274 orang.
Kenaikan 9.639 penumpang tersebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas penerbangan menuju dan dari Yogyakarta sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat. Seiring pertumbuhan itu, kebutuhan avtur atau Aviation Turbine Fuel untuk mendukung operasional maskapai juga mengalami lonjakan signifikan dalam tiga tahun terakhir.
KAI mencatat distribusi avtur pada Januari 2026 mencapai 10.614.520 liter, meningkat dibanding Januari 2025 sebesar 8.349.580 liter dan Januari 2024 sebesar 7.581.100 liter. Jika dibandingkan Januari 2024, terjadi kenaikan 3.033.420 liter atau sekitar 40 persen, sementara dibanding Januari 2025 meningkat 2.264.940 liter atau sekitar 27,1 persen.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan angkutan avtur menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran konektivitas udara, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran.
"Setiap dua hari sekali, satu rangkaian kereta api kami berangkat membawa avtur demi memastikan roda penerbangan di YIA terus berputar," ujar Anne.
Ia menegaskan pola pengiriman rutin tersebut dirancang untuk menjaga kesinambungan pasokan ketika frekuensi penerbangan meningkat signifikan menjelang arus mudik dan arus balik.
Distribusi avtur dilakukan dari Stasiun Cilacap, Jawa Tengah, menuju Stasiun Rewulu, Bantul, DIY, sebelum disuplai ke YIA untuk kebutuhan operasional maskapai. Skema logistik berbasis rel ini dinilai lebih efisien dan mampu menjaga stabilitas pasokan energi penerbangan di tengah tingginya permintaan.
Kelancaran pasokan avtur berdampak langsung terhadap kepastian jadwal penerbangan dan kenyamanan perjalanan masyarakat yang hendak mudik maupun berwisata ke Yogyakarta. Stabilitas operasional penerbangan turut mendorong sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga pelaku UMKM di DIY yang bergantung pada arus kunjungan wisatawan.
"Kami memastikan distribusi avtur berjalan lancar agar operasional penerbangan di YIA tetap stabil. Ketika konektivitas udara terjaga, mobilitas masyarakat terlindungi, dan aktivitas ekonomi daerah terus bergerak. Di situlah peran strategis kereta api hadir mendukung Indonesia tetap terkoneksi," tutup Anne.
- kereta api
- Transportasi Publik
- PT KAI
- KAI
- bandara YIA
- Transportasi Umum
- Avtur
- Lebaran 2026
- Mudik Lebaran 2026
- mudik 2026
- Idulfitri 1447 Hijriah
- Bandara Yogyakarta International Airport
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Sebabkan Banjir Parah di Demak, Tanggul Sungai Tuntang yang Jebol Mulai Diperbaiki
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Bersembunyi, Misi Komando AS Akhirnya Berhasil Selamatkan Ko Pilot F-15E yang Jatuh di Iran
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Kebutuhan avtur untuk embarkasi Palembang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.