Balai Yasa Lahat: Pusat Perawatan KAI yang Jaga Keandalan Kereta di Sumatera
Jumat, 27 Feb 2026, 10:35 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia terus memperkuat sistem perawatan sarana perkeretaapian di Sumatera Selatan melalui optimalisasi UPT Balai Yasa Lahat. Unit ini menjadi pusat perawatan strategis yang menopang keberlangsungan perjalanan kereta api barang dan penumpang di wilayah Divre III Palembang dan Divre IV Tanjungkarang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan Balai Yasa Lahat berperan sentral dalam menjaga performa sarana di lintas Sumatera bagian selatan. Keandalan perjalanan, menurut dia, sangat ditentukan oleh kualitas perawatan yang konsisten dan terukur.
"Keandalan perjalanan kereta api sangat ditentukan oleh kualitas perawatan. Balai Yasa Lahat memastikan setiap lokomotif, kereta, dan gerbong berada dalam kondisi optimal sebelum kembali melayani pelanggan maupun angkutan logistik," ujar Anne dalam keterangan tertulis, 26 Februari 2026.
Balai Yasa Lahat berdiri di atas lahan 109.310,734 meter persegi dengan luas bangunan 47.754,64 meter persegi serta dilengkapi 36 jalur sepanjang total 3.842 meter. Fasilitas tersebut memungkinkan proses perawatan berjalan sistematis, mulai dari pemeriksaan berkala, rekayasa teknik, perbaikan berat, hingga pengujian akhir sebelum sarana kembali dioperasikan.
Unit ini bertanggung jawab atas 233 lokomotif, 82 kereta, 5.979 gerbong, 17 genset, serta 27 peralatan khusus yang tersebar di Divre III dan Divre IV. Sepanjang 2025, Balai Yasa Lahat menyelesaikan perawatan 61 lokomotif, 51 kereta, 2.431 gerbong, lima genset, dan empat peralatan khusus guna menjaga siklus operasional tetap konsisten dan terjadwal.
Di Sumatera Selatan, angkutan barang didominasi komoditas batu bara sebagai penopang distribusi energi nasional. Pada 2025, volume angkutan batu bara KAI mencapai 57.522.994 ton atau sekitar 82,4 persen dari total angkutan barang perusahaan, yang sangat bergantung pada kesiapan lokomotif dan gerbong hasil perawatan berkala.
Peran Balai Yasa Lahat juga menjangkau lintas wilayah, termasuk menyuplai suku cadang untuk Divre I Sumatra Utara dan menangani perawatan roda untuk Divre II Sumatra Barat. Selain itu, dukungan teknis roda juga diberikan untuk operasional LRT Sumsel guna menjaga standar kualitas tetap seragam di ekosistem perkeretaapian Sumatera.
Anne menegaskan Sumatera Selatan merupakan salah satu koridor utama angkutan barang berbasis rel di Indonesia. Stabilitas distribusi energi dan komoditas strategis dinilai sangat bergantung pada kesiapan sarana yang dirawat secara disiplin.
"Balai Yasa Lahat menjadi penggerak di balik layar yang memastikan rangkaian angkutan barang, termasuk batu bara, beroperasi tepat waktu dan aman. Pada saat yang sama, layanan penumpang juga ditopang oleh sistem perawatan yang disiplin dan terukur," jelasnya.
Dalam operasionalnya, Balai Yasa Lahat menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 serta 35 prosedur Sistem Manajemen Keselamatan dan 183 Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko. Seluruh proses terdokumentasi melalui SOP, check sheet, serta pengawasan komite keselamatan dan sistem tanggap darurat untuk menjaga mutu pekerjaan.
Transformasi digital turut memperkuat kinerja unit ini melalui pengembangan aplikasi SIMPRO berbasis web sejak 2023 guna meningkatkan akurasi perencanaan dan pengadaan suku cadang. Pada 2025, inovasi alat uji internal "Monster Aligator" untuk pengujian motor starter dan alternator charger meningkatkan presisi pemeriksaan sarana traksi listrik dan meraih penghargaan tingkat nasional.
Melalui penguatan Balai Yasa Lahat, KAI memastikan perjalanan kereta api barang dan penumpang di Sumatera Selatan ditopang sistem perawatan modern berbasis data. Upaya ini sekaligus menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis yang mendukung perekonomian nasional.
- batu bara
- PT KAI
- Sumatera Selatan (Sumsel)
- Sumatera Selatan
- Angkutan Barang
- Perawatan Kereta
- Balai Yasa Lahat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemkot Surabaya Genjot Ekspor IKM Lewat Coaching Clinic, Siapkan Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Kasus Videografer Amsal Sitepu Ancaman bagi Keberlangsungan Industri Kreatif
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.