Angka Kelahiran di Jepang Anjlok 10 Tahun Berturut-turut

Kamis, 26 Feb 2026, 15:00 WIB

TOKYO - Jumlah kelahiran di Jepang turun untuk tahun ke-10 berturut-turut pada tahun 2025, data resmi menunjukkan pada Kamis (26/2), menyoroti tantangan bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Data sementara Kementerian Kesehatan menunjukkan 705.809 bayi lahir di Jepang, turun 2,1 persen dari tahun 2024.

Ket. Foto: Pejalan kaki berjalan di trotoar di distrik bisnis dan perbelanjaan Shinjuku di Tokyo, Jepang, 4 Juni 2025. — Sumber: Guardian/EPA

Data tersebut mencakup kelahiran warga negara Jepang di Jepang, kelahiran warga negara asing di Jepang, dan bayi yang lahir dari warga negara Jepang di luar negeri.

Ekonomi terbesar keempat di dunia ini memiliki salah satu tingkat kelahiran terendah di dunia dan populasi yang menurun.

Hal ini telah menyebabkan sejumlah masalah termasuk kekurangan tenaga kerja, tagihan jaminan sosial yang membengkak, dan semakin sedikit pekerja yang membayar pajak.

Hal ini pada gilirannya menambah utang besar Jepang. Jepang sudah memiliki rasio utang tertinggi di antara ekonomi-ekonomi besar.

Para pemimpin Jepang berturut-turut -- termasuk Takaichi, perdana menteri wanita pertama negara itu -- telah berjanji meningkatkan angka kelahiran tetapi dengan keberhasilan yang terbatas.

"Menurunnya angka kelahiran dan menyusutnya populasi adalah keadaan darurat yang diam-diam akan secara bertahap mengikis vitalitas negara kita," kata Takaichi di parlemen pekan lalu.

Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa pimpinan Takaichi memenangkan mayoritas dua pertiga dalam pemilihan umum sela 8 Februari.

Meningkatnya imigrasi akan membantu membalikkan penurunan populasi Jepang dan masalah terkait di pasar tenaga kerja.

Namun, di bawah tekanan dari partai Sanseito yang berhaluan "Japanese first", Takaichi yang berhaluan kanan telah berjanji akan mengambil langkah-langkah yang lebih keras terhadap imigrasi.

  • Jepang

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.