Playoff Liga Champions: Agregat Imbang 3-3, Atletico Hadapi Ujian Berat Kontra Brugge

Selasa, 24 Feb 2026, 09:00 WIB

MADRID - Laga leg kedua playoff Liga Champions antara Atletico Madrid kontra Club Brugge menyajikan panggung penentuan saat kedua tim bentrok di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (25/2) dini hari WIB.

Hasil imbang dramatis 3-3 dalam pertemuan pertama di Belgia membuat laga ini berada dalam posisi seimbang. Dengan agregat imbang dan tanpa keunggulan gol tandang, satu kemenangan akan langsung memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Atletico Madrid vs Club Brugge. — Sumber: AFP

Perjalanan Atletico di fase liga terbilang naik turun. Tim asuhan Diego Simeone mengoleksi 13 poin dari delapan pertandingan, hasil dari empat kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan, yang memaksa mereka turun ke jalur playoff.

Meski demikian, performa kandang di Eropa menjadi modal berharga. Tiga kemenangan dari empat laga di Metropolitano menegaskan kekuatan Los Rojiblancos saat bermain di depan publik sendiri. Namun, laga leg pertama di Belgia kembali memperlihatkan wajah ganda Atletico: tajam saat menyerang, tetapi rapuh dalam bertahan.

Simeone juga tak bisa mengabaikan rekor kurang meyakinkan kontra Club Brugge. Atletico gagal menang dalam empat pertemuan terakhir melawan wakil Belgia itu di Liga Champions, catatan yang menambah tensi jelang duel penentuan ini.

Dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, Atletico hanya meraih dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Meski sempat menang 4-2 atas Espanyol, inkonsistensi performa masih menjadi persoalan utama.

Namun pengalaman Atletico dalam laga gugur dan kekuatan kandang mereka bisa menjadi faktor pembeda saat tekanan mencapai puncaknya.

Di sisi lain, Club Brugge datang dengan keyakinan tinggi usai menunjukkan semangat juang luar biasa pada leg pertama. Wakil Belgia itu finis di posisi ke-19 fase liga dengan 10 poin (tiga menang, satu imbang, empat kalah), mencetak 15 gol dan kebobolan 17, gambaran jelas soal potensi menyerang sekaligus kelemahan defensif mereka.

Tim asuhan Ivan Leko memang kurang solid saat tandang, hanya sekali menang dari empat laga Eropa di luar kandang. Namun kemampuan mereka bangkit dua kali dari ketertinggalan di leg pertama menjadi suntikan moral besar.

Brugge juga menunjukkan tren positif dengan tiga kemenangan dari lima pertandingan terakhir di semua ajang. Pola permainan cepat dalam transisi dan kreativitas lini depan menjadi senjata utama, meski lini belakang mereka kerap goyah.

Atletico dipastikan tanpa Nicolas Gonzalez dan Pablo Barrios yang masih dibekap cedera. Nama seperti Koke dan Marcos Llorente diprediksi mengatur ritme di lini tengah, sementara duet Alexander Sorloth dan Julian Alvarez diharapkan menjadi sumber gol.

Di kubu tamu, Raphael Onyedika absen karena skorsing. Sementara Lynnt Audoor dan Dani van den Heuvel masih diragukan tampil. Hans Vanaken akan menjadi motor permainan, dengan Christos Tzolis, pencetak gol penyeimbang di leg pertama, sebagai ancaman utama di lini depan.

Dengan agregat imbang, persamaan laga ini sederhana: siapa pun yang menang akan lolos. Jika kembali tercipta hujan gol seperti leg pertama, perpanjangan waktu bukan mustahil terjadi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.