- Home
-
- Luar Negeri
-
- Meksiko Membara akibat Ker...
Meksiko Membara akibat Kerusuhan Kartel, Kemlu Pastikan Keamanan WNI
Selasa, 24 Feb 2026, 13:35 WIBJALISCO - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan keamanan puluhan WNI yang diketahui berada di negara bagian Jalisco, Meksiko, yang terdampak kerusuhan kartel usai tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias âEl Menchoâ dalam suatu operasi militer.
Plt. Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah menyatakan KBRI Mexico City dan Konsul Kehormatan RI di Gualadajara, ibu kota negara bagian Jalisco, terus memantau kondisi keamanan setempat, dan diketahui saat ini terdapat 45 WNI yang menetap di Jalisco.
âSaat ini seluruh WNI dalam keadaan aman dan mengikuti arahan Pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah,â ucap Heni saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (24/2).
Menurut catatan KBRI Mexico City, para WNI yang menetap di Jalisco diketahui bekerja sebagai rohaniwan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan.
Ia pun memastikan bahwa KBRI Mexico City sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah terdampak agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas luar rumah hingga situasi kondusif, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI.
âBagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, diimbau agar menunda perjalanan hingga situasi keamanan dinyatakan kondusif,â ucap Plt. Direktur PWNI Kemlu RI, menambahkan.
Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi KBRI Mexico City melalui nomor telepon +52 1 556 2985 506 atau Direktorat Pelindungan WNI melalui nomor telepon +62 812-9007-0027, kata Heni.
Pasukan Khusus Angkatan Darat Meksiko menewaskan tujuh anggota Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), termasuk pemimpinnya Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho," dalam operasi militer di Kota Tapalpa, Jalisco, pada Minggu (22/2).
Usai operasi tersebut, terjadi serangan balasan yang melibatkan pembakaran mobil, blokade jalan, dan serangan terhadap penegak hukum di belasan kota yang menewaskan 27 orang, yang kesemuanya merupakan aparatur negara.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (23/2) meminta masyarakat di negara itu untuk tetap tenang sembari memastikan pasukan keamanan tengah berupaya memulihkan situasi di wilayah terdampak.
"Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap terinformasi dan tenang," kata Sheinbaum di platform X, seraya menambahkan aktivitas berjalan normal di sebagian besar wilayah negara itu.
Berita Terkait:
-
San Antonio Spurs Bungkam Minnesota Timberwolves 115-108
-
Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Pengembangan Konten Animasi Berbasis Budaya Lokal
-
IMF, Bank Dunia, IEA Peringatkan akan Terjadi Kelangkaan Bahan Bakar pada Musim Panas Ini
-
Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Paham Radikalisme Lewat Game Online dan Media Sosial
-
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribuan Hewan Cegah Penyebaran Rabies
-
KKP Bangun Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Sampang, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir
-
Harga Komoditas Fluktuatif! Kemandirian Daerah Dipertaruhkan Jika Terus Bergantung DBH Komoditas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.