Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Paham Radikalisme Lewat Game Online dan Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026, 02:35 WIB

TULUNGAGUNG - Unit Pelaksana Teknis Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Tulungagung mengintensifkan pendampingan psikologis terhadap seorang siswa kelas 5 sekolah dasar yang diduga terpapar paham radikalisme.

Kepala UPT Dinas KBPPPA Tulungagung Dwi Yanuarti, Senin, mengatakan kasus tersebut mulai terdeteksi sejak akhir 2025.

Ket. Foto: Kepala UPT Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung, Dwi Yanuarti memberikan keterangan terkait pendampingan terhadap anak yang terindikasi terpapar paham radikalisme di Tulungagung, Senin (18/5). — Sumber: Antara/Soleh

Sejak saat itu, pihaknya melakukan pendampingan psikologis secara berkala terhadap anak maupun orang tua siswa guna mencegah paparan yang lebih jauh.

“Kami menilai siswa bersangkutan memiliki potensi dan talenta di bidang digital. Tentunya harus diarahkan melalui wadah yang positif,” kata Dwi Yanuarti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis, tidak ditemukan kecenderungan radikalisme yang kuat pada anak tersebut.

Keterlibatan anak dalam grup media sosial yang menyimpang diduga lebih dipengaruhi faktor pencarian jati diri dan kebutuhan validasi pada usia remaja.

Meski demikian, petugas tetap melakukan intervensi sejak dini karena aktivitas dalam grup tersebut diduga menjadi tahap awal proses doktrinasi.

“Sistem pendampingan kami lakukan secara berkala untuk mengevaluasi metode pemulihan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Selain pendampingan langsung, pihaknya juga membangun komunikasi intensif dengan siswa dan orang tuanya melalui pesan singkat guna memantau perkembangan kondisi psikologis siswa tersebut.

Menurut Dwi, pendekatan yang diterapkan lebih mengedepankan cara humanis dan persuasif dibanding pembatasan secara keras dengan tujuan agar anak tidak merasa tertekan maupun memberontak.

Pendekatan emosional seperti mengajak anak beraktivitas di luar rumah serta membangun komunikasi keluarga dinilai efektif membantu memulihkan rasa percaya diri siswa tersebut.

Saat ini kondisi anak disebut berangsur membaik, lebih terbuka, dan kembali aktif dalam kegiatan belajar.

Anak tersebut juga diketahui memiliki prestasi akademik yang baik serta kemampuan berbahasa Inggris.

“Perubahan perilaku ini menjadi sinyal positif bahwa proses pemulihan berjalan sesuai dengan rencana intervensi psikis yang kami siapkan,” kata Dwi menegaskan.

  • tulungagung
  • radikalisme anak
  • game online
  • doktrinasi medsos
  • paham radikal

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.