Mayweather Hadapi Pacquiao di Las Vegas, Rematch “Fight of the Century” Digelar September

Selasa, 24 Feb 2026, 09:17 WIB

LOS ANGELES, AMERIKA SERIKAT — Dua ikon tinju dunia, Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao, akan kembali berhadapan dalam laga ulang yang telah lama dinantikan. Pertarungan ulang duel terlaris dalam sejarah tinju itu dijadwalkan berlangsung pada tanggal 19 September di Sphere, Las Vegas, dan disiarkan langsung secara global oleh Netflix.

Pengumuman resmi disampaikan Netflix pada hari Selasa (24/2), hanya beberapa hari setelah Mayweather menyatakan dirinya keluar dari masa pensiun untuk kembali naik ring profesional. Duel ini menjadi babak kedua dari pertemuan fenomenal mereka pada tahun 2015 yang dijuluki “Fight of the Century”.

Ket. Foto: Ilustrasi pertarungan Floyd Mayweather Jr. kontra Manny Pacquiao. — Sumber: AFP

“Floyd dan saya telah memberikan dunia pertarungan terbesar dalam sejarah tinju. Para penggemar sudah menunggu cukup lama, mereka pantas mendapatkan rematch ini,” ujar Pacquiao (47) dalam pernyataan bersama.

Pada pertemuan pertama sembilan tahun silam, Mayweather menang angka mutlak atas Pacquiao dalam duel kelas welter yang mencatat rekor 4,6 juta pembelian pay-per-view. Laga tersebut menghasilkan pendapatan lebih dari 600 juta dolar AS (sekitar 9,6 triliun rupiah), dengan Mayweather diperkirakan mengantongi sekitar 300 juta dolar AS (sekitar 4,8 triliun rupiah). Hingga kini, duel itu tetap menjadi pertarungan paling menguntungkan dalam sejarah olahraga tinju, meski secara kualitas dinilai tak sepenuhnya memenuhi ekspektasi publik.

Mayweather pensiun pada tahun 2017 dengan rekor sempurna 50-0. Meski demikian, petinju berjuluk “Money” itu tetap aktif dalam laga ekshibisi, termasuk menghadapi bintang UFC Conor McGregor pada laga profesional terakhirnya tahun 2017. Ia juga dijadwalkan menjalani pertarungan ekshibisi melawan Mike Tyson.

Rumor mengenai duel ulang Mayweather-Pacquiao telah berembus selama bertahun-tahun, namun spekulasi memuncak setelah Mayweather memastikan kembali ke ring tahun ini.

“Saya sudah pernah mengalahkan Manny sekali. Hasilnya akan sama kali ini,” tegas Mayweather.

Sebaliknya, Pacquiao menyuarakan ambisi berbeda. “Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan dalam rekor profesionalnya dan selalu mengingat siapa yang memberikannya,” ucapnya.

Laga ini juga akan menjadi pertarungan tinju profesional pertama yang digelar di Sphere, arena futuristik berkapasitas besar yang dibuka pada 2023 dan dikenal dengan layar imersif seluas 160.000 kaki persegi yang melingkari dinding interiornya.

Netflix, yang kini memiliki sekitar 325 juta pelanggan global, semakin agresif memasuki ranah siaran olahraga langsung. September lalu, platform ini menayangkan duel Terence Crawford melawan Saul Alvarez yang disaksikan 41 juta penonton. Mereka juga menyiarkan pertarungan kontroversial antara YouTuber yang beralih menjadi petinju, Jake Paul, melawan Tyson pada November 2024 serta menghadapi Anthony Joshua pada Desember, yang menuai kritik karena kualitas laga dinilai kurang memuaskan meski menyedot perhatian global.

Mayweather, kini berusia 48 tahun, lama menjadi figur kontroversial. Ia kerap dikritik karena gaya bertahan yang dianggap terlalu defensif serta tudingan menghindari lawan paling berbahaya demi menjaga rekor sempurna. Di luar ring, ia juga pernah menjalani hukuman penjara terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Sementara itu, Pacquiao, dijuluki “PacMan” dan dikenal di negaranya sebagai “The National Fist”, adalah juara dunia delapan divisi. Ia dipuja di Filipina berkat kisah hidupnya yang inspiratif: putus sekolah pada usia 14 tahun, pernah berjualan donat di pinggir jalan dan bekerja sebagai pengangkut barang di toko kelontong, sebelum menjelma menjadi ikon olahraga nasional.

Setelah pensiun pada 2021 dan gagal dalam pencalonan presiden Filipina, Pacquiao kembali bertarung tahun lalu. Ia bermain imbang melawan Mario Barrios, membuat rekor profesionalnya menjadi 62 menang, 8 kalah, dan 3 seri.

“Seperti biasa, saya mendedikasikan pertarungan ini untuk sesama warga Filipina di seluruh dunia dan untuk membawa kejayaan bagi Filipina,” kata Pacquiao.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.