Deli Serdang Amankan Kebutuhan Pokok Selama Puasa Sampai Lebaran

Jumat, 20 Feb 2026, 20:58 WIB

DELI SERDANG – Warga Deli Serdang, Sumut, tak perlu khawatir selama puasa karena berbagai kebutuhan pokok, aman. Pemkab Deli Serdang menyebutkan stok dan suplai bahan kebutuhan pokok masyarakat dalam menghadapi puasa dan lebaran tahun ini dipastikan cukup dan tersedia dengan baik, selain itu, tataran harga komoditas, seperti bawang dan cabai juga masih dalam kondisi stabil.

Kepastian ini didapat dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo bersama bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Deli Serdang di sejumlah pasar tradisional dan modern di Kecamatan Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa, Jumat.

Ket. Foto: kebutuhan pangan — Sumber: ist

"Dari hasil pengecekan bersama seluruh dinas terkait, tidak ada indikasi kenaikan harga yang signifikan. Harga masih dalam batas wajar dan terjangkau," kata Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang bisa terus melayani kebutuhan masyarakat dengan optimal, khususnya dalam memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Selain memastikan stabilitas harga dan pasokan, sidak tersebut juga bertujuan untuk menjamin keamanan pangan. Makanya, dalam sidak yang dilakukan itu, Pemkab Deli Serdang turut melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Keikutsertaan BPOM untuk memeriksa kelayakan produk yang beredar di pasaran, termasuk memastikan tidak adanya barang kedaluwarsa maupun produk tanpa izin edar resmi.

Sulawesi Barat Amankan Kebutuhan Bencana

Sementara itu, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pengecekan stok penyangga logistik penanganan bencana di Gudang Logistik Bencana Provinsi Sulbar guna memastikan ketersediaan.

"Setelah kami melakukan pengecekan langsung di Gudang Logistik Bencana Provinsi Sulbar, kami pastikan stok penyangga atau pengaman logistik bencana, aman, dan tersedia," kata Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Sulbar Darmawati di Mamuju, Jumat.

Pada pengecekan itu, ia didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) dan Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial P3A Surdin serta sejumlah personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Kegiatan tersebut, kata dia, sebagai langkah memastikan kesiapan logistik dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Sulbar.

Pengecekan difokuskan pada pendataan jumlah serta jenis barang yang tersedia di gudang, mulai dari kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, selimut, tenda, perlengkapan keluarga, hingga kebutuhan khusus lainnya.

"Pengecekan ini untuk mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar, terkait pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial," ujar Darmawati.

Ia menegaskan pengecekan rutin itu penting dilakukan guna mengetahui secara pasti kondisi stok sekaligus memastikan tidak ada kekurangan atau kerusakan barang.

Dia menjelaskan stok penyangga logistik bencana yang memadai menjadi salah satu kunci utama mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

"Melalui pengecekan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh logistik dalam kondisi siap salur, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Sehingga ketika bencana terjadi, bantuan dapat segera didistribusikan kepada korban tanpa hambatan," katanya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial P3A Surdin menyampaikan bahwa pihaknya juga melakukan pencatatan dan pembaruan data stok sebagai bagian dari sistem pengelolaan logistik yang tertib dan akuntabel.

Personel Tagana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, katanya, juga dilibatkan memastikan kesiapan teknis distribusi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Pemeriksaan itu, kata dia, sekaligus menjadi bentuk komitmen Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap risiko bencana.

"Dengan adanya buffer stock (stok penyangga) yang terkelola dengan baik, diharapkan penanganan darurat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif, sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak," kata Surdin.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.