IHC, Bank Mandiri & Injourney Aviation Services Bersinergi Perkuat Ekosistem Medical Tourism Indonesia
Jumat, 12 Des 2025, 09:43 WIBJAKARTA - Kolaborasi antara PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC), Bank Mandiri, dan Injourney Aviation Services (IAS) membuka babak baru penguatan ekosistem medical tourism di Indonesia. Tiga perusahaan nasional ini bersinergi untuk menghadirkan pengalaman pemeriksaan kesehatan premium di tanah air.
Layanannya mengintegrasikan layanan medis berstandar internasional, kemudahan pemesanan digital, dan perjalanan udara eksklusif yang memberikan kenyamanan menyeluruh bagi masyarakat sejak mendarat di bandara hingga menjalani Medical Check Up (MCU) di Bali International Hospital (BIH).
Melalui integrasi digital, calon pelanggan dapat memesan paket MCU premium via aplikasi Livinâ Sukha Mandiri. Setelah pemesanan, IAS akan menjemput pelanggan dari bandara menggunakan layanan joumpa eksklusif dan mengantar ke BIH untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang telah dijadwalkan.
BIH menjadi pilihan utama dalam layanan ini karena reputasinya sebagai rumah sakit dengan standar layanan kesehatan internasional didukung dengan fasilitas modern, teknologi diagnostik mutakhir, serta tenaga medis profesional dengan kompetensi global.
Keunggulan BIH diperkuat melalui kemitraan internasional dengan ICON, SingHealth, dan Sapporo, yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengakses kualitas layanan internasional tanpa harus keluar negeri.
Melalui sinergi IHC, Bank Mandiri, dan IAS, posisi BIH sebagai destinasi medical tourism premium semakin diperkuat hingga setara dengan pusat layanan medis populer seperti Penang di Malaysia dan Singapura.
Kolaborasi ini menghadirkan pengalaman layanan kesehatan internasional yang terintegrasi dengan kemudahan reservasi digital dan perjalanan yang nyaman. Dengan demikian masyarakat Indonesia kini memiliki alternatif kuat untuk mendapatkan layanan medis kelas dunia sambil menikmati wisata di Bali.
Inisiatif dari tiga perusahaan tersebut sekaligus mendukung pariwisata lokal di Bali dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan ekosistem layanan kesehatan premium yang kompetitif di tingkat global.
Kolaborasi ini diperkuat oleh lingkup jaringan layanan kesehatan IHC cukup luas. Hingga saat ini perusahaan ini telah mengelola sebanyak 38 rumah sakit dan 72 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan cakupan luas tersebut, IHC menegaskan kapasitasnya sebagai penyedia layanan kesehatan nasional sekaligus memungkinkan jalur rujukan dan pasca-perawatan yang mudah bagi pelanggan medical tourism.
Sinergi ini ditargetkan diluncurkan pada awal tahun 2026 dengan estimasinya akan ditawarkan kepada publik mulai Januari 2026. Dengan adanya potensi jangkauan 34 juta pengguna aktif aplikasi Livinâ Mandiri, kerja sama ini membuka peluang besar dalam memperluas awareness publik terhadap layanan kesehatan BIH sekaligus memperkuat posisi BIH sebagai destinasi wisata kesehatan unggulan Indonesia.
Untuk menjamin kualitas layanan yang optimal, BIH telah menyiapkan langkah-langkah peningkatan kapasitas tenaga medis, penyempurnaan sistem layanan digital, serta penambahan ruang layanan dan infrastruktur diagnostik. Rangkaian persiapan ini menunjukkan kesiapan operasional BIH untuk menangani lonjakan permintaan layanan MCU dari hasil kerja sama ini.
Direktur Komersial IHC, dr. Harmeni Wijaya, MD menyampaikan bahwa inisiatif ini memiliki nilai strategis bagi peningkatan daya saing layanan kesehatan nasional. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara IHC, Bank Mandiri, dan IAS menjadi upaya dalam membawa standar layanan kesehatan Indonesia ke level global.
âInisiatif ini bukan sekadar integrasi layanan, tetapi representasi komitmen IHC untuk membawa standar layanan kesehatan Indonesia ke level global, dan memastikan akses layanan medis berkualitas tanpa batas geografis,â ujar dr. Harmeni Wijaya melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (11/12).
Ia menuturkan antara Kolaborasi IHCâBank MandiriâIAS tidak hanya menjadi terobosan dalam layanan kesehatan saja. Lebih jauh dari itu juga memperkuat posisi Indonesia di arena medical tourism internasional.
Layanan ini diharapkan menjadi tolok ukur (benchmark) baru layanan kesehatan terpadu dari reservasi digital, penerbangan eksklusif, hingga layanan medis premium sekaligus membuka jalan bagi ekosistem wisata kesehatan yang profesional, kredibel, dan responsif terhadap kebutuhan individu maupun korporasi.
- Bank Mandiri
- PT Pertamina Bina Medika IHC
- InJourney Aviation Services (IAS)
- MCU
- Bali International Hospital (BIH)
- medical tourism
- Medical Check Up (MCU)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Bank Mandiri Raih 4 Penghargaan SBSN 2025, Dominasi Pasar Syariah Makin Kuat
-
Bank Mandiri Bawa Semangat "More Than a Race" Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026
-
Playoff Piala Dunia 2026: Slovakia Andalkan Faktor Kandang, Kosovo Bidik Sejarah
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri
-
Netflix Konfirmasi Sekuel Film Serial "Peaky Blinders"
-
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
-
Mandiri Macro and Market Brief 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.