Bupati Tasikmayala Akan Buka-bukaan di Hadapan BPK
Jumat, 20 Feb 2026, 21:48 WIBTASIKMALAYA - Â Tak akan ada yang ditutup-tutupi saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. Cecep menyatakan siap transparan dalam proses pemeriksaan keuangan oleh BPK Perwakilan Jawa Barat sebagai bentuk komitmen pemerintahan dalam mempertanggungjawabkan keuangan.
"Ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat dikelola secara transparan," kata Bupati saat menerima kunjungan BPK Perwakilan Jawa Barat di Pendopo Baru, Tasikmalaya, Jumat.
Bupati didampingi wakilnya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, kunjungan Tim BPK Perwakilan Jawa Barat sebagai langkah persiapan yang bukan hanya formalitas melainkan langkah krusial dalam menjaga muruah tata kelola keuangan daerah yang bersih dan akuntabel.
Bupati menegaskan, pihaknya siap kooperatif mendukung jalannya pemeriksaan keuangan daerah di Kabupaten Tasikmalaya sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami berkomitmen penuh mendukung proses pemeriksaan ini agar berjalan sesuai regulasi," katanya. Ia menyampaikan, BPK memaparkan peta jalan pemeriksaan mulai dari ruang lingkup sampai metode audit yang akan dilakukan selama beberapa waktu ke depan.
Ia berharap, pemeriksaan tidak hanya ajang audit, tetapi sebagai sarana evaluasi bagi seluruh perangkat pemerintah daerah di Kabupaten Tasikmalaya.
Tujuan dari pemeriksaan itu, kata dia, salah satunya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang nantinya akan berdampak langsung pada efektivitas pembangunan, dan pelayanan publik lebih prima di Tasikmalaya.
Pertemuan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Tasikmalaya, Staf Ahli dan Asisten Daerah, kemudian seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah, camat, maupun BUMD, dan rumah sakit pemerintah.
Soal Tanah Bergerak di Tasikmalaya
Sementara itu, Â Puluhan rumah warga terancam rusak akibat fenomena gerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa gerakan tanah dilaporkan terjadi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya, Tasikmalaya yang menyebabkan pergeseran struktur tanah dan berdampak pada pemukiman warga.
Peristiwa tersebut pertama kali terjadi, Senin (16/2) sekitar pukul 03.00 WIB setelah wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Pusat pengendalian operasi (Pusdalops) BNPB mencatat sudah ada lima rumah yang rusak dengan klasifikasi dua unit rumah rusak berat dan tiga unit lainnya rusak ringan.
Adapun proses evakuasi sekaligus pendataan jumlah warga yang terdampak masih berlangsung, setidaknya sampai dengan Rabu (181/2).
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan yang diterima BNPB, ditemukan sedikitnya ada 47 unit rumah warga yang berada dalam kondisi terancam apabila pergerakan tanah kembali terjadi.
Merespons kerentanan tersebut, Abdul memastikan bahwa tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya melakukan pendampingan melekat untuk memastikan keselamatan dan menjamin kebutuhan dasar warga terdampak.
"47 kepala keluarga yang berada dalam zona rawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gerakan tanah susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi," katanya.
- Kabupaten Tasikmalaya
- Pemeriksaan Keuangan
- Audit BPK
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Hasil WTA Finals Riyadh: Sabalenka Jaga Asa ke Semifinal usai Tumbangkan Pegula
-
Anak Cristiano Ronaldo Dipantau Pemandu Bakat Tim Besar Eropa
-
Sebanyak 25 Pedagang Sudah Terdaftar di Sentra Fauna Lenteng Agung
-
Job Fest 2025 di Balai Kartini Sediakan 12.000 Lowongan Kerja
-
Produksi Demon Slayer Libatkan Studio Ubud dari Indonesia
-
Peluncuran bus Trans Sulsel di Makassar
-
Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Polisi Libatkan Ojol dalam Kamtibmas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.