Vatikan Tolak Gabung dalam “Board of Peace”

Kamis, 19 Feb 2026, 00:12 WIB

ROMA — Vatikan menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam Board of Peace, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Negara Vatikan yang menegaskan posisi Tahta Suci terhadap mekanisme penyelesaian konflik internasional.

Dewan yang dipimpin langsung oleh Trump itu awalnya dirancang untuk mengawasi gencatan senjata di Gaza. Dewan tersebut juga mendukung rekonstruksi wilayah setelah konflik antara Hamas dan Israel, dilansir dari Arab News, Rabu (18/2).

Ket. Foto: Paus Leo XIV — Sumber: Instagram - @vaticannews

Namun, seiring waktu tujuan dewan berkembang menjadi upaya menangani berbagai konflik internasional. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa inisiatif tersebut dapat menjadi pesaing bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kardinal Pietro Parolin menegaskan bahwa PBB tetap menjadi lembaga utama yang mengelola krisis global dan bahwa pendekatan multilateral harus dihormati. Ia menyebut masih terdapat sejumlah isu penting yang perlu diselesaikan melalui kerangka internasional yang sudah ada.

Trump meluncurkan Board of Peace dalam pertemuan World Economic Forum di Davos pada Januari lalu. Sejak itu, sedikitnya 19 negara telah menandatangani piagam pendirian.

Inisiatif yang dipimpin Trump ini juga menawarkan keanggotaan permanen bagi negara yang bersedia memberikan kontribusi pendanaan besar. Negara yang ingin menjadi anggota permanen diminta memberikan kontribusi sebesar 1 miliar dollar AS.

Sejumlah pihak mempertanyakan mandat, transparansi, dan hubungannya dengan mekanisme diplomasi internasional yang sudah ada. Penolakan Vatikan mempertegas dukungannya terhadap peran PBB sebagai forum utama dalam menangani konflik dan krisis internasional. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.