Dirut Bulog Buka Kartu: Beras Satu Harga Cuma untuk SPHP

Senin, 12 Jan 2026, 16:40 WIB

JAKARTA – Rencana Perum Bulog menerapkan kebijakan beras satu harga yang terbatas pada beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menunjukkan pendekatan intervensi pasar yang lebih terukur.

Dengan membatasi skema satu harga hanya pada beras SPHP, Bulog berupaya menjaga keterjangkauan bagi konsumen tanpa mengganggu mekanisme harga beras komersial.

Ket. Foto: Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan ESDM Provinsi Sumatera Utara. — Sumber: ANTARA/ M. Sahbainy Nasution

Namun, efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada kecukupan stok, kelancaran distribusi lintas daerah, serta pengawasan di tingkat ritel agar beras SPHP tidak bocor ke pasar bebas atau dimanfaatkan spekulan.

"Kami sudah menghitung dengan staf-staf kami bahwa untuk merencanakan beras satu harga dari Sabang sampai Merauke adalah beras SPHP-nya. Beras SPHP, bukan beras premium," ujar Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (12/1).

Rizal mengatakan bahwa beras satu harga untuk beras SPHP tersebut masih dalam tahap perencanaan. "Kami baru merencanakan, merencanakan dengan jumlah beras kita ini yang sekarang luar biasa besarnya".

Rencananya, penerapan beras satu harga untuk beras SPHP tersebut akan diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke, dengan harga eceran tertinggi Rp12.500.

"(Rencananya) seluruh Indonesia, cukup murah menjadi Rp12.500. Para pengecer akan mendapat keuntungan Rp1.500 Rupiah," kata Rizal.

Menurut dia, rencana kebijakan beras satu harga untuk SPHP tersebut akan dirapatkan terlebih dahulu, namun pada dasarnya Presiden Prabowo Subianto, Menko Pangan dan Menteri Pertanian sudah setuju dengan konsep tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mendorong kebijakan beras satu harga dari Sabang hingga Merauke setelah Indonesia resmi mencapai swasembada pangan beras sepanjang tahun 2025.

Rizal menegaskan Bulog berperan aktif mengawal swasembada pangan nasional, seiring keberhasilan Indonesia tidak melakukan impor beras sejak Januari hingga Desember 2025.

Ia mengatakan keberhasilan swasembada beras tersebut telah dideklarasikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Karawang, Jawa Barat, sebagai tonggak penting kemandirian pangan nasional dari hasil produksi petani dalam negeri.

Puncak swasembada pangan ditandai dengan stok beras Bulog mencapai 4,5 juta ton pada Juli 2025, mencerminkan kuatnya produksi dalam negeri serta efektivitas pengelolaan cadangan nasional.

  • SPHP
  • Kebijakan Beras Satu Harga

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.