Ngabuburit Seru di Cirebon, UMKM Ikut Kecipratan Berkah Festival Ramadhan
Kamis, 19 Feb 2026, 22:10 WIBCIREBON â Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat bikin suasana pusat kota makin semarak lewat Festival Ramadhan 1447 Hijriah/2026 yang digelar di sepanjang Jalan Siliwangi.
Bukan sekadar ajang ngabuburit, festival ini juga jadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk unjuk gigi, memperluas pasar, dan mendongkrak penjualan selama bulan puasa. Jadi, warga bisa berburu takjil dan produk kreatif sambil ikut menggerakkan ekonomi kota.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Kamis (19/2), mengatakan sebanyak 498 lapak UMKM berukuran 2x2 meter telah disiapkan di sepanjang jalur sekitar 1,7 kilometer, mulai dari kawasan Pasar Pagi (PGC) hingga mendekati persimpangan Krucuk.
Menurut dia, festival tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menyediakan ruang usaha yang legal dan tertata bagi pedagang takjil maupun pelaku usaha kuliner dan fesyen.
âMelalui festival ini, kami ingin memberikan ruang yang jelas dan legal bagi warga Kota Cirebon yang memiliki keahlian memasak untuk berjualan,â katanya.
Ia menyampaikan pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya masih terjadi dinamika di lapangan, khususnya terkait penertiban pedagang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) karena belum tersedianya lokasi resmi yang difasilitasi pemerintah.
Edo menilai melalui festival tersebut aktivitas jual beli selama Ramadhan dapat lebih tertib, terorganisir, serta memberikan kepastian usaha bagi para pelaku UMKM.
Keberadaan ratusan pedagang, kata dia, akan mendorong perputaran ekonomi daerah dan memberikan dampak lanjutan bagi sektor lain, termasuk pasar tradisional serta usaha pendukung.
âSaya yakin kuliner kita enak dan beragam. Ini sekaligus menjadi ajang untuk mengasah kemampuan mereka,â ujarnya.
Selain itu, ia optimistis festival tersebut dapat memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama Ramadhan dan memenuhi kebutuhan keluarga.
âSelain di Jalan Siliwangi, aktivitas ekonomi selama Ramadhan juga tetap berlangsung di sejumlah titik keramaian lain seperti Stadion Bima dan kawasan pelabuhan,â katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman mengatakan Festival Ramadhan dapat menjadi agenda rutin sekaligus ikon baru Kota Cirebon yang mampu menarik minat masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkala setiap pekan guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan optimal, karena festival kali ini merupakan penyelenggaraan perdana.
âFestival ini berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 04.00 WIB, dengan penyediaan fasilitas umum seperti penerangan, kebersihan, keamanan, serta sejumlah titik parkir,â ucap dia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BGN Setop Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur Tanpa IPAL dan SLHS
-
Balon Udara Wonosobo Saat Lebaran Diawasi Ketat, Tak Boleh Dilepas Bebas.
-
Di Tengah Perang, Pupuk Indonesia Jamin Pasokan Pupuk Dalam Negeri
-
Pengunjung IKN Capai 62.500 Orang pada H+2 Idul Fitri
-
Pembukaan IHSG usai libur Lebaran
-
DPR Godok Regulasi Mengenai Larangan Konsumsi Daging Anjing dan Kucing
-
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.