- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Mulai Kosongkan Pangkal...
AS Mulai Kosongkan Pangkalan di Suriah, Akhiri Kehadiran Militer Satu Dekade
Kamis, 19 Feb 2026, 15:52 WIBWASHINGTON DC - Amerika Serikat menarik seluruh pasukannya yang berjumlah sekitar 1.000 orang dari Suriah, demikian dilaporkan The Wall Street Journal pada Rabu (18/2), mengutip tiga pejabat AS.
Menurut laporan tersebut, Pentagon sebelumnya pada bulan ini telah menarik semua tentara AS dari pangkalan Al-Shaddadi di Suriah timur laut dan dari garnisun Al Tanf, sebuah pos terdepan strategis di perbatasan Suriah, Yordania, dan Irak.
Dalam dua bulan ke depan, semua pasukan AS yang tersisa akan meninggalkan Suriah, mengakhiri kehadiran militer AS selama satu dekade yang menurut Gedung Putih tidak lagi diperlukan di negara tersebut, demikian disampaikan dua pejabat AS kepada The Wall Street Journal.
Para pejabat mengatakan penarikan tersebut tidak terkait dengan pengerahan besar-besaran militer AS di Timur Tengah baru-baru ini untuk potensi serangan terhadap Iran.
Pasukan AS pertama kali dikerahkan ke Suriah pada 2014 di bawah komando presiden saat itu, Barack Obama, dengan tujuan memerangi ISIS di tengah perang saudara yang berkecamuk di Suriah.
Selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, jumlah pasukan AS di Suriah secara bertahap telah dikurangi. Ant/Xinhua
Berita Terkait:
-
D.A.N.C.E., Platform Baru untuk Buka Ruang Jaringan dan Kolaborasi Lintas Perusahaan
-
Komisi X DPR Minta BPK NTT Laporkan Kondisi Situs Budaya yang Terdampak Gempa
-
Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026
-
KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang
-
Airena Kreatif Hadir, IM3 Buka Ruang Belajar dan Kolaborasi bagi Kreator
-
Wali Kota Bandung Pamerkan Kekuatan Musik Melalui Konser Merah Putih 2026 Swara Merdeka
-
Desak Pastikan Target Empat Emas Tercapai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.