Galatasaray Bantai Juventus 5-2, Spalletti: 'Si Nyonya Tua' Mundur Tiga Langkah ke Belakang
Rabu, 18 Feb 2026, 18:08 WIBJAKARTA - Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengatakan, timnya mengalami kemunduran setelah ditumbangkan Galatasaray 2-5 pada laga leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 di Istanbul, Turki, Rabu (18/2) dini hari WIB.
"Kami seperti mundur tiga langkah ke belakang. Kepribadian kami buruk. Kami gagal memahami tingkat kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan," ujar Spalletti dikutip dari laman resmi Juventus.
Menurut juru taktik asal Italia itu, Juventus memperlihatkan performa jelek khususnya di lini belakang. Spaletti menilai para pemain bertahannya beberapa kali melakukan pergerakan berisiko yang menguntungkan lawan.
"Kami mesti melakukan analisis mendalam untuk memperbaiki situasi pada laga berikutnya," kata dia.
Sebelum takluk, Juventus sejatinya unggul 2-1 pada babak pertama lewat dua gol Teun Koopmeiners (16', 32'), sementara Galatasaray mengukir skor dari aksi Gabriel Sara (15').
Namun, pada paruh kedua, tim berjuluk Si Nyonya Tua itu harus menyaksikan gawang mereka empat kali dibobol tuan rumah dari Noa Lang (49', 75'), Davinson Sanchez (60') dan Sacha Boey (86').
Koopmeiners mengakui penampilan Juventus melempem pada babak kedua setelah performa oke pada 45 menit pertama
"Kami wajib meninjau ulang pertandingan itu dan akan mencoba untuk membuat setidak-tidaknya tiga gol (pada leg kedua-red)," tutur dia.
Setelah kalah telak di markas Galatasaray, peluang Keenan Yildiz dan kawan-kawan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 mengecil.
Selain itu, hasil itu juga memperpanjang catatan buruk Juventus kala bermain di kandang Galatasaray yakni menorehkan tiga kekalahan dan satu imbang, tanpa memenangkan satu pun pertandingan.
Kemenangan Tak Terlupakan
Pelatih Galatasaray Okan Buruk mengatakan kemenangan besar 5-2 timnya atas Juventus  pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions merupakan pertandingan yang tak terlupakan.
"Ini adalah pertandingan yang tak terlupakan, baik untuk sejarah kami dan untuk sejarah sepak bola Turki," ujar Okan Buruk dalam laman UEFA pada Rabu (18/2).
"Lawan kami klub yang sangat besar. Kami bertarung dengan sangat baik. Selamat untuk seluruh pemain kami. Saya juga berterima kasih kepada suporter kami yang luar biasa," sambung dia.
Dua gol Noa Lang dan masing-masing satu gol Gabriel Sara, Davinson Sanchez dan Sacha Boey, membawa Galatasaray menghancurkan Juventus yang membuat dua gol dari brace Teun Koopmeiners.
Juventus harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Juan Cabal mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-67.
Okan mengungkapkan  kunci keberhasilan Galatasaray mengalahkan Juventus adalah motivasi tinggi para pemainnya.
"Kami sangat termotivasi dan bermain lebih baik dalam pertandingan melawan klub-klub besar di Eropa. Itu benar sekali," kata dia.Â
"Kami perlu bermain lebih baik lagi dalam beberapa pertandingan di mana kami menjadi favorit," kata dia, lagi.
Pada leg kedua nanti Galatasaray bertandang ke kandang Juventus di Stadion Allianz, Turin, Rabu malam pekan depan.
Galatasaray tidak boleh kalah dengan selisih empat gol agar lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Unik! Lanal dan Penyelam Gorontalo Rayakan Tumbilotohe di Bawah Laut
-
Presiden Prabowo Anugerahi Bintang Jasa kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
-
ITS Luncurkan RoboDog dengan Kendali Jarak Jauh
-
McTominay Menggila, Napoli Depak AC Milan dari Puncak Klasemen Liga Italia
-
Ngabuburit melihat kereta api yang melintas di tebing
-
Skuat Timnas Sudah Dirampingkan dari 41 Menjadi 24. Berikut Daftarnya
-
Pemkot Cirebon Pangkas Tarif dan Diskon Tunggakan PBB-P2, DPRD Sebut Kebijakan Pro-Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.