Libur Imlek Dongkrak Wisata Kepulauan Seribu, Ribuan Turis Padati Pulau Wisata hingga Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Ikut Menguat

Selasa, 17 Feb 2026, 16:35 WIB

Jakarta – Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu mencatat ribuan wisatawan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di wilayah tersebut selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu Sonti Pangaribuan mengatakan sebanyak 3.524 wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, berkunjung ke Kepulauan Seribu pada periode 14–16 Februari 2026.

Ket. Foto: Wisatawan berkunjung ke Kepulauan Seribu melalui dermaga yang tersedia di kawasan tersebut dalam momentum libur Imlek. — Sumber: Antara

“Sebanyak 3.524 wisatawan mancanegara dan nusantara menyambangi wilayah Kepulauan Seribu memanfaatkan libur panjang Imlek pada periode 14–16 Februari 2026,” kata Sonti di Jakarta, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan wisatawan datang melalui sejumlah pintu masuk utama, yakni Dermaga Marina Ancol sebanyak 736 orang, Dermaga Muara Angke 2.302 orang, serta Dermaga Tanjung Pasir 486 orang.

Menurut dia, peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berlibur di kawasan Kepulauan Seribu selama momentum libur panjang.

“Jumlah kunjungan wisatawan masih akan terus bertambah bersamaan dengan libur Imlek,” ujarnya.

Sonti mengimbau para wisatawan agar tetap mematuhi aturan keselamatan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung pariwisata berkelanjutan selama berwisata.

“Kami berharap masyarakat dan wisatawan dapat mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” katanya.

Ziarah Kubur

Sementara itu, aktivitas masyarakat juga terlihat meningkat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yang dipadati peziarah menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Seksi Pertamanan dan Hutan Kota UKT 2 Kepulauan Seribu Irfan Damanhuri mengatakan ziarah kubur menjadi tradisi rutin masyarakat menjelang Ramadan.

“Kegiatan ziarah kubur ini menjadi tradisi rutin masyarakat setiap menjelang Ramadan, yang jumlahnya semakin meningkat, terutama pada pagi hingga sore hari,” ujar Irfan.

Ia menambahkan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kenyamanan peziarah, mulai dari pembersihan area makam, pemangkasan rumput, hingga memastikan akses jalan dalam kondisi baik.

Menurutnya, peningkatan jumlah peziarah biasanya terjadi dalam sepekan menjelang Ramadan, sehingga petugas juga disiagakan untuk membantu masyarakat apabila diperlukan.

“Kami juga mengimbau kepada para peziarah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan makam dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) UKT, Lukman, mengatakan perawatan rutin telah dilakukan sejak awal bulan.

“Setiap hari kami membersihkan area makam, menyapu daun kering serta merapikan tanaman agar terlihat lebih tertata. Menjelang Ramadhan ini memang aktivitas ziarah meningkat,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.