Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Jelang Mudik 2026, Pemprov Banten Kebut Perbaikan Enam Ruas Jalan Alternatif

31 Selasa, 17 Feb 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Mudik 2026, Pemprov Banten Kebut Perbaikan Enam Ruas Jalan Alternatif Jelang Mudik 2026, Pemprov Banten Kebut Perbaikan Enam Ruas Jalan Alternatif Doc: ANTARA/ Desi Purnama Sari
Ket. Wisatawan bermain air di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

SERANG – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Provinsi Banten mulai tancap gas membenahi enam ruas jalan kewenangan provinsi.

Langkah ini diambil supaya perjalanan pemudik makin lancar, sekaligus mempermudah akses ke kawasan wisata favorit seperti Anyer, Carita, Tanjung Lesung, hingga Sawarna.

Harapannya sederhana: jalan mulus, lalu lintas lebih tertib, pemudik nyaman, dan liburan pun jadi makin menyenangkan tanpa drama macet berkepanjangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, selain jalur tol dan arteri nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, jalan provinsi disiapkan sebagai jalur alternatif dan penyangga pergerakan kendaraan.

“Terdapat enam ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas penanganan kami. Sesuai arahan Bapak Gubernur pada H-10 Lebaran seluruh lubang jalan harus sudah tertangani. Hal ini penting untuk memastikan perjalanan masyarakat, terutama yang menuju kawasan wisata, dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Arlan dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa (17/2).

Enam ruas jalan yang menjadi fokus perbaikan dan pemeliharaan meliputi Taktakan–Gunung Sari, Palima–Cinangka, Mengger–Saringin, Saketi–Malingping, Citeras–Tigaraksa, serta Ciruas–Petir–Warung Gunung.

Ruas-ruas tersebut dinilai strategis karena menjadi akses utama ke destinasi wisata pesisir dan selatan Banten yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas saat libur Lebaran.

Arlan menegaskan arus mudik dan arus balik utama tetap bertumpu pada jalan tol dan arteri dari Jakarta menuju Merak. Namun, jalan provinsi memiliki peran penting untuk mengurai kepadatan jika terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama.

“Fungsi jalan provinsi adalah menunjang dan menjadi jalur alternatif strategis bagi pemudik maupun wisatawan,” katanya.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, Dinas PUPR Banten juga menunda sementara proyek konstruksi besar yang berpotensi menyebabkan sistem buka-tutup jalan. Langkah itu diambil agar tidak menimbulkan hambatan tambahan selama periode mudik dan balik.

“Kami memilih untuk mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan rutin guna memastikan kondisi jalan tetap mantap. Penundaan proyek konstruksi sementara dilakukan agar tidak menimbulkan hambatan baru bagi pengguna jalan selama masa mudik,” ujar Arlan.

Pemprov Banten menargetkan seluruh pekerjaan tambal sulam dan perbaikan lubang jalan rampung sebelum H-10 Lebaran sehingga kondisi jalan provinsi dalam keadaan mantap saat puncak arus mudik. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama Idul Fitri 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.