Besok Muncul Fenomena Gerhana Matahari Cincin, Inilah Tahapan
Senin, 16 Feb 2026, 17:55 WIBJAKARTAÂ - Gerhana Matahari Cincin atau annular solar eclipse akan kembali terjadi pada Selasa (17/2). Fenomena ini dikenal sebagai âcincin apiâ.
Mengutip Space.com, gerhana matahari cincin terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari pada fase Bulan baru. Namun, bulan berada pada titik terjauhnya sehingga piringan Bulan tampak lebih kecil dari Matahari.
Akibatnya, Bulan tidak sepenuhnya menutupi Matahari dan menyisakan lingkaran cahaya terang di sekitar siluetnya.
Berikut tahapan-tahapan gerhana matahari cincin:
1. Fase Gerhana Parsial
Gerhana dimulai dengan fase parsial saat Bulan mulai menutupi sisi kiri piringan Matahari â dikenal sebagai first contact. Cahaya Matahari perlahan meredup dan bentuk Matahari berubah menjadi seperti sabit.
2. Awal Annular / âRing of Fireâ
Fase puncak dimulai ketika Bulan sepenuhnya berada di depan piringan Matahari di jalur annular. Pada saat ini, Matahari tampak menyisakan tepi cahaya yang membentuk lingkaran api, yang berlangsung sekitar dua menit di Concordia Station.
3. Titik Maksimum Gerhana
Puncak gerhana terjadi ketika Bulan berada di posisi tengah Matahari dari perspektif pengamat, menciptakan siluet gelap Bulan dengan tepi Matahari yang bersinar sempurna.
4. Kembali ke Gerhana Parsial
Setelah fase âcincin apiâ berakhir, Bulan mulai bergerak menjauh dan prosesnya kembali ke fase parsial sebelum akhirnya berakhir sepenuhnya. Cahaya Matahari kembali normal seiring Bulan meninggalkan jalur pandangan.
Para ahli mengingatkan agar pengamatan Matahari dilakukan dengan perlindungan mata khusus (kacamata gerhana atau filter matahari). Hal ini karena melihat langsung tanpa alat dapat merusak penglihatan secara permanen.
Fenomena ini juga menandai awal âmusim gerhanaâ, akan diikuti oleh gerhana bulan total (blood moon) pada 3 Maret 2026 mendatang. Blood Moon juga dapat dinikmati oleh miliaran orang di belahan dunia tertentu. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Geger Gerhana Matahari Total 2 Agustus, Bumi Berubah Gelap Selama 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
-
Perindo Genjot Energi Baru Politik Indonesia, Rakernas Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo
-
Kearifan Lokal Jadi Kunci! Pimpinan MPR Sebut Ini Modal Utama Pelestarian Berkelanjutan
-
Svara Fest Buat Ruang Inklusif untuk Berbagai Sektor Ekraf
-
Banjir Rob Putuskan Akses Jalan di Indramayu
-
Victoria Mboko, Petenis Muda Kanada Siap Menapaki Panggung Elit Dunia
-
Libatkan Pekerja Lokal, Kementerian PU Kebut Program IJD 2025 Dukung Swasembada Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.