• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Svara Fest Buat Ruang Inkl...

Svara Fest Buat Ruang Inklusif untuk Berbagai Sektor Ekraf

Selasa, 24 Jun 2025, 19:11 WIB

JAKARTA - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrarfs) menghadirkan acara festival musik Svara Fest 2025 sebagai wadah dan ruang yang inklusif untuk mengumpulkan berbagai subsektor ekonomi kreatif mulai dari UMKM hingga musik.

“Kita mengedepankan dua subsektor ekraf, pertama bazar kedua musik, fokusnya pengen jadi wadah inklusif Gekraf ke masyarakat supaya bisa tahu ekosistem dalam ekonomi kreatif seperti apa dan jadi wadah ekspresi,” kata Festival Director Svara Fest dan Perwakilan Gekrafs Lutfi Dipa dalam acara konferensi pers Svara Fest 2025 di Jakarta, Senin malam (23/6).

Ket. Foto: Festival Director Svara Fest dan Perwakilan Gekrafs Lutfi Dipa (kanan) dan penampil di Svara Fest, Niko Al Hakim atau Okin dalam acara konferensi pers Svara Fest 2025 di Jakarta, Senin (23/6). — Sumber: ANTARA/Fitra Ashari

Svara Fest akan diadakan di Stadion Baseball Gelora Bung Karno tanggal 19-20 Juli, sebagai salah satu rangkaian acara Kongres Pertama Gekrafs yang dilaksanakan pada 18-20 Juli. Pada acara festival ini akan dipamerkan beragam subsektor ekonomi kreatif seperti kuliner, fashion, hingga kriya dari para UMKM.

Lutfi mengatakan, Svara Fest bisa menjadi wadah untuk membangkitkan dan menggali industri kreatif yang saat ini menjadi andalan dalam menyumbang pendapatan negara dari 17 subsektor, serta memperkenalkan kebudayaan yang kaya ke masyarakat lintas generasi.

“Saya bicara membuat suatu IP (intellectual property) festival, saya memikirkan tidak hanya membuat di Jakarta tapi pengen insya Allah buat di kota lain, jadi semangat pertumbuhan ekonomi kreatif tidak hanya di kota besar tapi seluruh Indonesia,” katanya.

Salah satu penampil di Svara Fest, Niko Al Hakim atau dikenal dengan Okin mengatakan ia melihat perkembangan industri kreatif yang pesat mendorongnya untuk ikut terlibat di acara festival musik Svara Fest ini dan ingin menggerakkan potensi ekonomi kreatif di Indonesia.

Ia juga menyebut pelaku industri kreatif terutama di dunia musik kini sudah tidak lagi mengikuti apa yang ada di pasaran namun saat ini karya kreatif yang membentuk pasarnya sendiri.

“Saya tertarik karena visinya sama gimana menggerakkan ekraf karena makin ke sini sebenernya makin kreatif, kalo sering denger sedikit lebih beda lebih baik daripada sedikit lebih baik, jadi semakin ke sini makanan, fashion makin aneh tapi kreatif, musik juga nggak disetir pasar bikin macem-macem dan kreatif yang bikin pasar baru,” katanya.???????

Lutfi juga mengatakan diadakannya Svara Fest di Stadion Baseball akan memberi pengalaman yang berbeda dengan festival musik pada umumnya karena jarang ada festival yang memakai venue ini.

Dalam Svara Fest Okin akan kembali tampil bersama band terdahulunya LYON yang digawangi oleh Onadio Leonardo (vokal), Okin (bass), dan Rudye Nugraha Putra (keyboard). Panggung ini akan menjadi kali pertama LYON tampil setelah vakum beberapa tahun. Tidak hanya bersama LYON, Okin juga akan tampil bersama Nicky KAY denga duo OKAAY.

Selain Okin, deretan musisi Tanah Air yang akan memeriahkan panggung Svara Fest antara lain Maliq & D’Essentials, Sal Priadi, Tiara Andini, Ndarboy, The Lantis, Ardhito x Wijaya 80, Coldiac dan Idgitaf.

Tiket Svara Fest bisa dibeli di tiketapasaja.com dengan harga 175 ribu rupiah untuk satu hari, dan tiket 2 hari seharga 275 ribu rupiah. Ant

  • ekraf

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.