Semoga Tidak Ada Kerusakan Parah, KAI Hentikan Perjalanan Kereta Api Karena Gempa Magintudo 5,3
Kamis, 06 Agu 2026, 04:15 WIBCIANJUR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Jawa Barat, menghentikan perjalanan Kereta Api Siliwangi rute Cipatat-Cianjur-Sukabumi guna memastikan seluruh infrastruktur perkeretaapian berada dalam kondisi aman setelah gempa magnitudo 5,3.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi Rabu, mengatakan langkah penghentian sementara perjalanan kereta api bagian dari standar operasional keselamatan yang wajib dilakukan setiap kali terjadi kondisi yang berpotensi mempengaruhi keamanan perjalanan kereta api.
Dimana pihaknya mendapat informasi gempa bumi berkekuatan magnitudo 5.3 yang berpusat di 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada kedalaman 18 kilometer pada Rabu pukul 21:55 WIB.
"Getaran gempa dirasakan di hampir seluruh wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, khususnya pada lintas dari Stasiun Nagreg hingga Stasiun Banjar, lintas Stasiun Cibatu hingga Stasiun Garut, serta lintas Stasiun Cipatat hingga Stasiun Gandasoli," katanya.
Sesaat setelah menerima informasi terjadinya gempa, Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka) Daop 2 Bandung segera menerapkan prosedur keselamatan dengan memerintahkan seluruh perjalanan kereta api di untuk berhenti sementara.
Dimana kereta api dihentikan di stasiun terdekat maupun di petak jalan, sambil menunggu hasil pemeriksaan kondisi prasarana oleh jajaran petugas prasarana karena keselamatan merupakan prioritas utama KAI.
Pihaknya menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara perjalanan kereta api dan mengerahkan petugas prasarana untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Pemeriksaan dilakukan petugas prasarana untuk memastikan seluruh infrastruktur perkeretaapian berada dalam kondisi aman sebelum perjalanan kereta api kembali dilanjutkan.
"Kami memahami adanya potensi keterlambatan yang dialami pelanggan akibat penghentian sementara perjalanan kereta api. Namun langkah ini harus kami lakukan demi memastikan seluruh perjalanan berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman," katanya.
Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian dari seluruh pelanggan, dimana hingga Rabu pukul 22:25 WIB, pemeriksaan prasarana masih berlangsung di sejumlah lintas yang terdampak getaran gempa.
KAI Daop 2 Bandung akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat serta pelanggan melalui kanal informasi resmi KAI.
"Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh KAI, setiap keputusan operasional selalu mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama penyelenggaraan perjalanan kereta api," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Cabai Rawit Makin Pedas, BPS Catat Harga Tembus Rp73 Ribu!
-
Samsat Sigi: Penerimaan PKB Capai Rp10,7 Miliar Selama Program Insentif
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
-
Terpapar Kabut Asap, Orangutan yang Ditemukan Warga Mati Setelah Alami Gangguan Pernapasan
-
Perkuat Pengawasan Muatan Berbahaya, Ditjen Perhubungan Laut Tingkatkan Kompetensi Marine Inspector
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.